Anwar Ibrahim Kirim Surat ke Prabowo, Minta Bantu Selamatkan Investasi Felda yang Terancam Rugi Rp10,9 T

PM Malaysia Anwar Ibrahim mengirim surat kepada Presiden Prabowo Subianto untuk meminta bantuan menyelamatkan investasi Felda di PT Eagle High Plantations Tbk yang berpotensi merugi hingga Rp10,9 triliun. Investasi yang dilakukan sejak 2016 itu kini menghadapi proses hukum di Indonesia. Anwar menyebut kerugian besar ini akibat buruknya pengelolaan masa lalu dan menekankan pentingnya tata kelola serta akuntabilitas dalam pemulihan Felda.

Sep 04, 2026 - 12:05
Updated: 1 month ago
0 0
Anwar Ibrahim Kirim Surat ke Prabowo, Minta Bantu Selamatkan Investasi Felda yang Terancam Rugi Rp10,9 T
Anwar Ibrahim Kirim Surat ke Prabowo, Minta Bantu Selamatkan Investasi Felda yang Terancam Rugi Rp10,9 T

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim secara resmi meminta campur tangan Presiden RI Prabowo Subianto untuk menyelamatkan investasi Federal Land Consolidation and Rehabilitation Authority (Felda) di Indonesia. Investasi yang ditanam melalui PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) itu kini terancam menyebabkan kerugian hingga RM2,5 miliar atau setara Rp10,9 triliun.

Dilansir The Star, Sabtu (22/8), Anwar mengaku telah mengirimkan surat pribadi kepada Prabowo. Surat tersebut berisi permohonan agar pemerintah Indonesia memberikan perhatian khusus terhadap perkara hukum yang tengah membelit investasi Felda di tanah air.

"Investasi ini sedang dalam proses pengadilan di Indonesia. Saya telah menulis surat kepada Presiden Prabowo untuk meminta beliau melihat masalah ini," kata Anwar dalam pertemuannya dengan manajemen senior dan para manajer Felda di sebuah hotel di Bangi, Malaysia.

Dalam kesempatan itu, Anwar membeberkan proyeksi buruk yang membayangi investasi tersebut. Menurutnya, investasi ini diperkirakan hanya mampu menghasilkan pengembalian sekitar RM200 juta saja, sementara potensi kerugian yang harus ditanggung Felda bisa mencapai RM2,5 miliar.

"Jika tidak ditangani, kita berpotensi kehilangan RM2,5 miliar dan hanya mendapatkan kembali RM200 juta," imbuhnya.

Anwar menegaskan bahwa persoalan ini merupakan salah satu contoh nyata buruknya pengelolaan investasi Felda pada masa lalu. Ia sengaja mengungkap angka kerugian tersebut agar seluruh jajaran manajemen memahami besarnya tantangan yang harus dihadapi dalam upaya pemulihan lembaga.

"Saya ingin para manajer memahami betapa sulitnya pemulihan ini. Ini bukan masalah yang disebabkan oleh para manajer," ujarnya.

Menurut Anwar, para manajer Felda di berbagai wilayah Malaysia tidak memiliki keterlibatan langsung dalam keputusan investasi sebelumnya, tetapi mereka tetap harus menghadapi konsekuensi dari persoalan tersebut.

"Apa hubungannya seorang manajer Felda di Pahang atau Johor dengan hal ini? Namun, kitalah yang harus menanggung konsekuensinya ... itulah masalahnya," katanya.

Sebagai informasi, Felda melalui anak usahanya, FIC Properties Sdn Bhd, membeli saham PT Eagle High Plantations Tbk pada Desember 2016 senilai US$505,4 juta atau sekitar Rp8,9 triliun (asumsi kurs Rp16.750 per dolar AS). Nilai transaksi tersebut saat itu menuai kritik karena dinilai jauh lebih tinggi dibandingkan nilai pasar dan harga saham perusahaan.

Investasi Felda di Eagle High kemudian menjadi persoalan berkepanjangan dan kini berujung pada proses hukum di Indonesia. Anwar menegaskan bahwa persoalan penyelidikan, penegakan hukum, dan proses pengadilan merupakan perkara yang terpisah dari upaya pemulihan Felda.

"Yang ingin saya tekankan adalah semua manajer Felda harus memahami sepenuhnya persoalan ini. Mereka tidak boleh berkecil hati, tetapi harus menyadari bahwa masalah-masalah ini harus diselesaikan," ujarnya.

Di sisi lain, Anwar memastikan pemerintah Malaysia tetap berkomitmen mempercepat berbagai proyek kesejahteraan dasar bagi masyarakat Felda tanpa harus menunggu anggaran tahun depan. Ia juga menekankan pentingnya tata kelola, integritas, dan akuntabilitas dalam proses pemulihan Felda. Menurutnya, langkah tersebut bukan untuk mencari kesalahan pihak tertentu, melainkan menjaga kepercayaan publik dan mengembalikan posisi Felda sebagai institusi yang dapat dibanggakan Malaysia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User