Andre Rosiade Ambil Alih Presiden Klub, Semen Padang FC Mulai Bangkit di Liga 2

Andre Rosiade mengambil tanggung jawab lebih besar sebagai presiden klub Semen Padang FC setelah Kabau Sirah terdegradasi ke Liga 2. Ia berupaya mendatangkan sponsor, memperkuat skuad, dan membenahi fasilitas tim. Bersama pelatih Stefano Cugurra atau Teco, Semen Padang mulai menunjukkan perbaikan dengan meraih kemenangan pada laga ketiga dan keempat setelah sebelumnya kalah dan imbang.

Nov 06, 2026 - 12:02
Updated: 2 days ago
0
Andre Rosiade Ambil Alih Presiden Klub, Semen Padang FC Mulai Bangkit di Liga 2
Andre Rosiade Ambil Alih Presiden Klub, Semen Padang FC Mulai Bangkit di Liga 2

Semen Padang FC tengah menghadapi masa sulit setelah terdegradasi dari Liga 1 dan kini berjuang membangun kembali kekuatan di Liga 2 Indonesia. Di tengah kondisi tersebut, Andre Rosiade menjadi salah satu figur yang terus memberikan dukungan terhadap keberlangsungan klub kebanggaan masyarakat Sumatera Barat itu. Keterlibatannya tidak sebatas perhatian terhadap aktivitas tim di lapangan, tetapi juga membantu pendanaan, mengupayakan sponsor, memberikan masukan, hingga mendukung kebutuhan pemain.

Peran Andre dalam perjalanan Kabau Sirah telah terlihat ketika klub berjuang mendapatkan tiket promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Dukungan pendanaan menjadi bagian dari perjuangan tim untuk kembali ke Liga 1 pada musim 2025. Setelah berhasil kembali ke Liga 1, Andre tetap terlibat melalui perannya sebagai penasihat, memberikan masukan, menyaksikan pertandingan langsung dari tribun, menjalin komunikasi dengan tim, serta memberikan bonus kepada pemain menggunakan dana pribadi ketika meraih kemenangan. Ia juga turut mengupayakan dukungan sponsor, termasuk dari kalangan badan usaha milik negara.

Namun, perjalanan Semen Padang FC tidak berlangsung sesuai harapan. Memasuki musim 2026, Kabau Sirah harus menerima kenyataan pahit kembali turun kasta ke Liga 2. Degradasi tersebut membawa konsekuensi besar bagi klub. PT Kabau Sirah Semen Padang sebagai perusahaan pengelola tim menghadapi keterbatasan kemampuan finansial untuk menjalankan kompetisi. Kondisi ini membuat upaya mempertahankan keberlangsungan klub sekaligus membangun skuad kompetitif menjadi tantangan yang semakin berat.

Di tengah situasi itu, Andre Rosiade menyatakan kesiapan untuk turun langsung dan mengambil tanggung jawab lebih besar dengan menjadi presiden klub. Keputusan tersebut bukan perkara ringan karena mengelola kesebelasan profesional membutuhkan dukungan finansial, kemampuan manajerial, serta komitmen jangka panjang. Andre kemudian berupaya mengupayakan pendanaan dan sponsor, sekaligus memperkuat komposisi tim dengan mendatangkan pemain berpengalaman serta pelatih yang memiliki rekam jejak dalam sepak bola nasional. Pembenahan juga menyentuh fasilitas latihan, pemenuhan gizi pemain, kualitas staf kepelatihan, dan mess yang nyaman.

Di tengah upaya pembenahan, Semen Padang FC mulai memperlihatkan perkembangan bersama pelatih Stefano Cugurra atau Teco, yang menggantikan peran Nil Maizar. Setelah mengalami kekalahan pada pertandingan awal, Kabau Sirah mencatatkan hasil imbang pada laga kedua, sebelum meraih kemenangan dalam pertandingan ketiga dan keempat. Rangkaian hasil tersebut menjadi perkembangan positif dalam proses membangun kembali kekuatan tim, meski belum cukup untuk memastikan seluruh persoalan telah terselesaikan.

Semen Padang FC saat ini menjalani kompetisi dengan home base di Stadion Patriot Candrabhaga setelah Stadion H. Agus Salim, Padang, menjalani rekonstruksi. Situasi tersebut menjadi bagian dari tantangan yang harus dihadapi tim selama menjalani kompetisi musim ini. Empat pertandingan dengan perkembangan hasil yang lebih baik merupakan modal awal, tetapi pembuktian sesungguhnya terletak pada kemampuan tim mempertahankan performa dan meraih hasil positif secara konsisten.

Dalam sepak bola, besarnya dukungan manajemen tidak otomatis menjamin kemenangan. Hasil pertandingan dipengaruhi banyak faktor, mulai dari kualitas pemain, strategi pelatih, kekompakan tim, kondisi fisik, hingga mental bertanding. Karena itu, ketika Semen Padang FC mendapatkan hasil kurang memuaskan, evaluasi seharusnya diarahkan kepada seluruh aspek yang berkaitan dengan performa tim, bukan hanya dibebankan kepada satu orang. Andre dapat berperan dalam menyediakan pendanaan dan mendatangkan pemain, tetapi penerapan strategi pertandingan tetap menjadi tanggung jawab pelatih, sedangkan pemain harus membuktikan kemampuan melalui penampilan di lapangan.

Semen Padang FC bukan sekadar klub sepak bola. Kabau Sirah merupakan bagian dari identitas, sejarah, dan kebanggaan masyarakat Sumatera Barat. Ikatan emosional tersebut membuat dukungan suporter memiliki arti penting, terutama ketika klub sedang menghadapi masa sulit. Kebangkitan Semen Padang tidak cukup hanya mengandalkan manajemen, pelatih, dan pemain. Dukungan masyarakat, baik di kampung halaman maupun di perantauan, juga menjadi kekuatan yang perlu dijaga. Perjalanan kembali ke Liga 1 bukan pekerjaan mudah dan membutuhkan kebersamaan, kritik yang konstruktif, serta evaluasi objektif dari seluruh elemen klub.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User