70 Ribu Aparat Siaga, Pelajar dan Guru Prancis Kembali Turun ke Jalan Selasa Depan

Pelajar dan guru di Prancis kembali menggelar aksi unjuk rasa besar pada Selasa (10/1) untuk menekan pemerintah memperbaiki anggaran pendidikan. Sebanyak 70 ribu petugas kepolisian dan aparat keamanan dikerahkan. Aksi ini berlangsung kurang dari enam bulan sebelum Pemilu Presiden Prancis dan bertepatan dengan pertemuan Menlu G7 di Paris.

Nov 07, 2026 - 16:02
Updated: 7 hours ago
0
70 Ribu Aparat Siaga, Pelajar dan Guru Prancis Kembali Turun ke Jalan Selasa Depan
70 Ribu Aparat Siaga, Pelajar dan Guru Prancis Kembali Turun ke Jalan Selasa Depan

Pelajar dan guru di Prancis bersiap kembali menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran pada Selasa (10/1) mendatang. Aksi ini menjadi kelanjutan tekanan terhadap pemerintah agar segera memperbaiki anggaran pendidikan yang dinilai belum memadai.

Serikat pekerja yang menaungi asosiasi guru dan pelajar menegaskan bahwa momentum ini tepat untuk memperluas mobilisasi. Mereka menilai tekanan kepada pemerintah harus terus dilakukan agar tuntutan mereka didengar.

"Ini adalah saatnya untuk memperluas mobilisasi dengan terus memberikan tekanan kepada pemerintah," kata serikat pekerja tersebut, seperti dikutip Anadolu, Sabtu (7/11).

Menurut serikat pekerja, posisi mereka saat ini sedang kuat, sementara pemerintah berada dalam posisi lemah dan mulai melunak. Keyakinan itu menjadi salah satu alasan mereka melanjutkan gelombang protes.

Aksi ini menyusul kerusuhan yang dipimpin kaum muda serta pemogokan nasional selama berminggu-minggu. Sebelumnya, ratusan ribu pekerja turun ke jalan memprotes kenaikan biaya hidup yang semakin memberatkan.

Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nunez menyatakan bahwa 70 ribu petugas kepolisian dan aparat keamanan akan dikerahkan untuk mengamankan jalannya demonstrasi. Ia juga memberi peringatan tegas kepada pihak-pihak yang berpotensi membuat kerusuhan.

"Jika ada perusuh atau penjarah, kami akan bersiap dan menunggu mereka," ujar Nunez.

Demonstrasi pada Selasa mendatang bertepatan dengan pertemuan para Menteri Luar Negeri negara anggota G7 di Paris yang dijadwalkan berlangsung pada 8-10 November. Salah satu yang telah mengonfirmasi kehadiran adalah Menlu Amerika Serikat Marco Rubio.

Aksi ini juga berlangsung kurang dari enam bulan sebelum Prancis menggelar Pemilu Presiden, sehingga menjadi sorotan tersendiri di tengah situasi politik yang memanas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User