Trump Tegaskan AS Tak Akan Gunakan Bom Nuklir untuk Serang Iran, Soroti Gunung Pickaxe
Presiden AS Donald Trump menegaskan Amerika Serikat tidak akan menyerang Iran dengan senjata nuklir. Dalam wawancara dengan Newsmax, ia menyebut jika diperlukan serangan, AS akan memakai MOAB, bom konvensional terkuat yang bukan nuklir. Trump juga kembali menyoroti Gunung Pickaxe yang diyakini menyimpan komponen program nuklir Iran sebagai salah satu target potensial.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memastikan bahwa pihaknya tidak akan menyerang Iran dengan menggunakan senjata nuklir. Penegasan itu disampaikan Trump dalam wawancara dengan Newsmax pada Kamis (15/10).
"Tidak, saya tidak akan menggunakan senjata nuklir. Kita tidak perlu melakukannya," ujar Trump, seperti dikutip Anadolu Agency.
Pernyataan tersebut muncul ketika Trump ditanya soal laporan bahwa AS tengah mempertimbangkan serangan lanjutan terhadap Iran, termasuk opsi menggunakan Mother of All Bombs. Bom itu dikenal sebagai GBU-43/B Massive Ordnance Air Blast (MOAB), senjata non-nuklir paling kuat milik Amerika Serikat. Daya ledaknya disebut mampu menghancurkan segala sesuatu di permukaan tanah dalam radius satu kilometer.
Dalam kesempatan yang sama, Trump menegaskan bahwa MOAB bukanlah bom nuklir. Ia menyebut senjata itu sebagai bom konvensional berukuran sangat besar.
"Mother of All Bombs bukan bom nuklir. Ini hanyalah bom yang sangat besar," kata Trump.
Trump juga kembali mengangkat ambisinya untuk menyerang Gunung Pickaxe. Ia selama ini meyakini gunung tersebut menyimpan komponen program nuklir Iran. Seorang pejabat AS sebelumnya mengatakan kepada CNN bahwa Gunung Pickaxe menjadi salah satu target MOAB jika Trump memberikan lampu hijau.
"Sekarang, kami sedang mempertimbangkan Gunung Pickaxe. Kami mungkin harus ke sana," ucap Trump.
"Kami akan coba. Kami akan menyelesaikannya dengan cepat," pungkasnya.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)