Jurnalis Al Jazeera dan Euro News Diserang Saat Liput Penjarahan di Prancis

Kerusuhan dan penjarahan di Prancis membuat wartawan menjadi sasaran intimidasi verbal hingga fisik. Jurnalis Al Jazeera dipukul benda saat meliput kaca toko pecah, sementara tim Euro News di Boulevard de Magenta mengalami pemukulan terhadap juru kamera dan kehilangan rekaman setelah SD Card kamera mereka raib.

Oct 18, 2026 - 00:01
Updated: 10 hours ago
0
Jurnalis Al Jazeera dan Euro News Diserang Saat Liput Penjarahan di Prancis
Jurnalis Al Jazeera dan Euro News Diserang Saat Liput Penjarahan di Prancis

Aksi kerusuhan dan penjarahan yang melanda Prancis tidak hanya berdampak pada warga dan pelaku usaha. Para jurnalis yang bertugas meliput peristiwa tersebut turut menjadi sasaran intimidasi, baik berupa ancaman verbal maupun kekerasan fisik.

Salah satu insiden menimpa wartawan Al Jazeera yang sedang melaporkan situasi penjarahan di lokasi kejadian. Saat tengah memantau sejumlah kaca toko yang pecah dan barang-barang yang diambil para penjarah, ia bersama seorang juru kamera didatangi sekelompok orang yang memintanya berhenti meliput.

Teriakan agar wartawan tersebut pergi terdengar di lokasi, termasuk seruan yang menolak keberadaan kamera mereka. Wartawan Al Jazeera itu sempat beradu argumen dengan salah seorang di lokasi. Di tengah perdebatan tersebut, sebuah benda tiba-tiba menghantam kepala wartawan itu.

Meski menjadi korban, wartawan tersebut berusaha tetap tenang. Ia bahkan sempat berkomentar bahwa insiden itu menjadi alasan mengapa mereka mengenakan helm saat bertugas di lokasi berbahaya. Sambil terus berjalan menjauhi lokasi, ia masih menerima sejumlah ancaman.

Intimidasi serupa dialami tim Euro News. Dalam laporannya, wartawan Euro News menyebut mereka mengalami intimidasi hingga tindak kekerasan saat melakukan liputan di Boulevard de Magenta, tak jauh dari sebuah super market yang dijarah.

Menurut keterangan wartawan Euro News, sekelompok orang mulai memukuli juru kameranya dan berupaya merampas mikrofon ketika menyadari aktivitas perekaman. Juru kamera itu kemudian didorong ke dinding dan terus dipukuli, sementara wartawan Euro News juga turut menjadi sasaran pemukulan.

Meski demikian, juru kamera Euro News tidak mengalami luka serius karena mengenakan masker gas, pelindung mata, dan helm. Selain kekerasan fisik, kamera tim Euro News sempat dicuri di tengah situasi penjarahan.

Kamera tersebut akhirnya dikembalikan oleh sekelompok pemuda yang menyaksikan aksi pencurian itu. Namun, SD Card di dalam kamera sudah tidak ada, sehingga rekaman yang telah diambil sebelumnya ikut hilang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User