Surat Terbuka Mbappe: Bangga, Kecewa, dan Terima Kasih untuk Prancis
Kylian Mbappe menulis surat terbuka untuk rakyat Prancis setelah Piala Dunia 2026. Ia mengungkapkan kebanggaan atas perjuangan tim, kekecewaan karena gagal membawa pulang trofi, dan rasa terima kasih kepada rekan setim serta suporter. Meski meraih Sepatu Emas, ia menegaskan gelar individu itu tidak lengkap tanpa gelar juara dunia.
Kapten Timnas Prancis, Kylian Mbappe, menyampaikan pesan emosional melalui surat terbuka yang diunggah di media sosial pada Senin (27/7). Surat tersebut ditujukan kepada seluruh rakyat Prancis setelah perjalanan timnya di Piala Dunia 2026 berakhir tanpa membawa pulang trofi juara.
Dalam suratnya, Mbappe mengungkapkan perasaan campur aduk antara kebanggaan, kekecewaan, dan rasa terima kasih. Ia mengakui bahwa kegagalan meraih gelar juara dunia merupakan hal yang menyakitkan dan akan terasa untuk sementara waktu. Meski demikian, ia tetap bangga dengan perjuangan yang telah diberikan oleh seluruh tim selama turnamen.
Penyerang berusia 27 tahun itu juga menyebut penghargaan Sepatu Emas yang diraihnya tidak akan terasa sempurna tanpa gelar juara dunia. Ia menegaskan bahwa gelar individu tersebut merupakan milik tim, karena tanpa kerja keras, perjuangan, dan semangat kebersamaan dari rekan-rekan setimnya, ia tidak akan mampu mencetak banyak gol.
Mbappe juga mengenang perjalanan kariernya di Piala Dunia. Ia mengaku sejak kecil bermimpi untuk bermain di ajang tersebut, dan kini telah tampil di tiga edisi, memenangkan satu di antaranya, serta menjadi kapten pada edisi kali ini. Pengalaman tersebut menjadi sesuatu yang tidak akan pernah ia lupakan.
Kepada para suporter, Mbappe menyampaikan terima kasih yang mendalam karena tidak pernah meninggalkan tim, bahkan di saat-saat tersulit. Ia menekankan bahwa kisah perjalanan timnas Prancis ditulis bersama oleh jutaan orang, bukan hanya sebelas pemain di lapangan, yang didorong oleh semangat yang sama.
Lebih lanjut, Mbappe mengingatkan bahwa sepak bola pada dasarnya adalah sebuah permainan. Meski diperjuangkan dengan serius sepanjang hidup, permainan ini memiliki aturan sederhana yang menyatukan banyak orang dengan semangat yang sama. Ia menutup suratnya dengan optimisme bahwa meski Piala Dunia telah berakhir, kisah sepak bola Prancis akan terus berlanjut dengan pertandingan-pertandingan berikutnya.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)