Rektor Unes Serahkan Bantuan untuk Dosen Korban Banjir Bandang!
Aksi kepedulian Universitas Ekasakti melalui penyerahan bantuan kepada 12 dosen dan tendik yang terdampak banjir bandang menunjukkan kuatnya solidaritas internal kampus. Bantuan sembako dan uang tunai diharapkan meringankan beban korban sekaligus menjadi simbol bahwa Unes selalu hadir bagi sivitasnya dalam situasi apa pun.
Padang - Universitas Ekasakti (Unes) kembali menunjukkan kepedulian sosialnya melalui aksi nyata terhadap sivitas akademika yang tertimpa musibah. Pada Senin (8/12), Rektor Unes, Prof. Dr. H. Sufyarma Marsidin, M.Pd, menyerahkan bantuan kepada 12 dosen dan tenaga kependidikan (tendik) yang terdampak banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Kota Padang. Penyerahan dilakukan di halaman parkir kampus Unes dan dihadiri jajaran pimpinan universitas serta perwakilan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) sebagai mitra donasi.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor Unes menegaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud solidaritas dan kepedulian kampus terhadap warga internal yang terdampak bencana. “Terima kasih kepada semua pihak yang telah berdonasi. Bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena dampak banjir bandang,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kondisi cuaca ekstrem masih diprediksi berlanjut, sehingga kewaspadaan perlu terus ditingkatkan.
Para penerima bantuan tercatat berasal dari berbagai lokasi yang terdampak cukup parah. Tiga orang dosen dan tendik mengalami musibah di kawasan Tunggul Hitam, satu orang di Lubuk Buaya, tiga orang di Gunung Pangilun, dua orang di Lubuk Minturun dan Lumin Park, serta masing-masing satu orang di Gurun Laweh dan Maransi. Dari total 12 rumah terdampak, empat di antaranya mengalami kerusakan ringan, sedangkan delapan lainnya mengalami kerusakan berat akibat hantaman banjir bandang.
Bantuan yang diserahkan berupa paket sembako dan uang tunai. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Universitas Ekasakti, Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), para dosen, tendik, dan Yayasan Perguruan Tinggi Padang. Kombinasi dukungan dari berbagai elemen tersebut menunjukkan kuatnya semangat gotong royong dalam lingkungan Unes maupun komunitas eksternal yang peduli.
Proses penyerahan berlangsung sederhana namun penuh empati. Hadir mendampingi Rektor, para Wakil Rektor I, II, dan III, para dekan, dosen, serta tenaga kependidikan dari berbagai fakultas dan unit. Kehadiran Ketua KKSS, Drs. Takdir Mataliti, M.Si, semakin mempertegas bahwa solidaritas terhadap korban bencana tidak dibatasi oleh institusi, tetapi merupakan panggilan kemanusiaan yang universal.
Rektor Unes menegaskan bahwa dukungan moril tidak kalah penting dari bantuan materiil. Ia berharap para dosen dan tendik yang tertimpa musibah diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan tersebut. “Semoga saudara-saudara kita diberi kesabaran dan kekuatan dalam menerima musibah ini,” ucapnya. Ucapan tersebut disambut haru oleh para penerima bantuan yang merasa diperhatikan oleh institusi tempat mereka mengabdi.
Bencana banjir bandang yang terjadi di berbagai wilayah Kota Padang beberapa hari terakhir telah menyebabkan kerusakan signifikan pada rumah warga, termasuk milik dosen dan tendik Unes. Sebagian besar kerusakan terjadi akibat meluapnya air sungai dan arus deras yang menghantam permukiman. Bagi para korban, kehilangan barang-barang rumah tangga dan kerusakan bangunan menjadi beban tambahan di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
Situasi ini mendorong Unes untuk bergerak cepat mengkoordinasikan bantuan. Kolaborasi dengan KKSS dan berbagai donatur menjadi bentuk respons cepat terhadap kebutuhan mendesak para korban. Paket bantuan mencakup kebutuhan pokok yang dapat langsung digunakan, serta uang tunai untuk membantu proses pemulihan awal pascabencana. Bagi sebagian korban, terutama yang rumahnya mengalami kerusakan berat, bantuan tersebut memberikan kelegaan sementara sebelum proses pemulihan yang lebih besar dilakukan.
Penyerahan bantuan ini juga menjadi momentum memperkuat solidaritas internal universitas. Rektor menilai bahwa hubungan kekeluargaan antarsivitas akademika merupakan salah satu kekuatan utama Unes dalam menghadapi situasi sulit. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi komunitas pendidikan lainnya untuk turut menumbuhkan budaya empati dan kepedulian.
Di tengah kegiatan penyerahan, beberapa dosen dan tendik juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Mereka mengakui bahwa musibah datang tanpa diduga, dan bantuan yang diterima sangat membantu kebutuhan dasar keluarga dalam beberapa hari ke depan. Ada di antara mereka yang harus mengungsi sementara karena kondisi rumah tidak memungkinkan untuk ditempati, sehingga bantuan logistik menjadi sangat berarti.
Selain memberikan bantuan, pihak universitas juga berkoordinasi dengan lembaga terkait untuk memastikan bahwa kondisi cuaca yang dinamis dapat terus dipantau. Mengingat curah hujan ekstrem masih berpotensi terjadi, Unes mengimbau seluruh civitas kampus agar lebih berhati-hati dalam beraktivitas, terutama bagi mereka yang tinggal di wilayah rawan banjir atau longsor. Peringatan ini sejalan dengan prediksi BMKG yang menyatakan bahwa cuaca ekstrem masih dapat berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
Bantuan ini bukan hanya wujud kepedulian institusi, tetapi juga bagian dari upaya membangun ketahanan komunitas kampus dalam menghadapi bencana. Universitas menyadari pentingnya kesiapan menghadapi risiko bencana di kemudian hari, baik melalui sistem mitigasi maupun memperkuat peran unit-unit internal dalam merespons keadaan darurat. Rektor menegaskan bahwa Unes akan terus berkomitmen memberikan yang terbaik bagi sivitas akademika, termasuk ketika menghadapi musibah tak terduga.
Penyerahan bantuan ditutup dengan doa bersama agar para korban diberikan kekuatan, serta harapan agar bencana serupa tidak terulang. Meski suasana haru menyelimuti kegiatan tersebut, semangat kebersamaan tetap terasa kuat di antara para peserta yang hadir. Nilai empati, solidaritas, dan kepedulian menjadi pesan utama yang mengiringi seluruh rangkaian kegiatan.
What's Your Reaction?
Like
1
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0