Pentagon Kirim Kuesioner ke Sekutu NATO, Pertanyakan Dukungan Politik ke AS
AS melalui Pentagon mengirim kuesioner ke negara-negara NATO untuk menilai kesetiaan politik mereka terhadap prioritas kebijakan luar negeri Trump, termasuk dukungan dalam perang melawan Iran. Dokumen itu juga menyoroti pembatasan akses militer AS di Eropa yang menjadi sumber ketegangan.
Jakarta, CNN Indonesia -- Amerika Serikat mulai menguji kesetiaan politik negara-negara anggota NATO terhadap visi Presiden Donald Trump mengenai aliansi transatlantik. Hal ini terungkap dari kuesioner yang disusun Pentagon dan diperoleh Al Jazeera secara eksklusif.
Dokumen berjudul "Pertanyaan untuk Sekutu NATO & Pemangku Kepentingan Utama Lainnya" itu memuat sejumlah pertanyaan yang diajukan kepada para sekutu. Salah satu pertanyaan secara langsung menanyakan apakah negara tersebut telah "secara terbuka mendukung prioritas kebijakan luar negeri AS."
Kuesioner tiga halaman itu juga menanyakan apakah negara sekutu telah menunjukkan keselarasan dengan pendekatan AS yang digambarkan sebagai "kuat, jelas, dan tenang." Frasa tersebut sebelumnya dipakai Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth dalam pidatonya di Dialog Shangri-La pada Mei lalu.
Bloomberg News melaporkan sebagian isi kuesioner tersebut. Dokumen itu diduga digunakan untuk memandu pembicaraan antara pejabat AS dan rekan-rekan NATO dalam tinjauan Pentagon selama enam bulan terhadap pasukan AS di Eropa.
Nuansa politik semakin terlihat pada bagian akhir kuesioner. Pentagon mempertanyakan apakah negara-negara sekutu telah membatasi akses AS ke pangkalan dan penerbangan militer di atas wilayah mereka. Isu ini menjadi salah satu sumber ketegangan di tengah perang AS-Israel melawan Iran.
Sejumlah negara Eropa memberlakukan pembatasan tersebut setelah perang dimulai pada 28 Februari. Kuesioner itu kemudian bertanya, "Apakah mereka bersedia mengurangi atau menghilangkan pembatasan tersebut?"
Para ahli menilai dokumen ini menunjukkan meningkatnya upaya pemerintahan Trump untuk mendorong negara-negara sekutu terlibat dalam perang melawan Iran. Padahal, konflik tersebut berada di luar cakupan pakta pertahanan kolektif NATO.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)