Pemko Padang Evaluasi Pengawasan Pendidikan, Wali Kota Tekankan Pentingnya Perencanaan Matang
Pemerintah Kota Padang menggelar rapat koordinasi dan evaluasi pengawasan bidang pendidikan pada 28-30 Juli 2026. Wali Kota Fadly Amran menekankan bahwa perencanaan yang lemah dapat membuka celah pelanggaran, sehingga peran Inspektorat penting dalam pengawasan. Kegiatan ini diikuti sekitar 600 peserta, termasuk kepala sekolah dan bendahara, untuk meningkatkan pemahaman pengelolaan dana BOS dan mendukung program Padang Amanah.
Pemerintah Kota Padang menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Tindak Lanjut Hasil Pengawasan Bidang Pendidikan pada Selasa, 28 Juli 2026, di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center. Kegiatan ini dihadiri oleh Wali Kota Padang Fadly Amran, Inspektur Kota Padang Sonny Budaya Putra, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Yopie Krislova, serta Inspektur Pembantu IV Perwita Sari. Seluruh kepala sekolah SD dan SMP, pengawas sekolah, serta bendahara se-Kota Padang turut menjadi peserta dalam forum tersebut.
Dalam sambutannya, Wali Kota Fadly Amran menegaskan pentingnya evaluasi sebagai langkah strategis untuk memastikan program prioritas pemerintah, khususnya di sektor pendidikan, berjalan sesuai perencanaan dan target yang telah ditetapkan. Ia mengungkapkan bahwa program unggulan Pemko Padang, seperti Padang Amanah, telah disusun sejak dua tahun lalu melalui proses panjang yang melibatkan tim ahli dan diskusi mendalam. Program tersebut berorientasi pada terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi.
Fadly Amran juga mengingatkan bahwa perencanaan kerja yang tidak matang dapat membuka celah terjadinya pelanggaran. Oleh karena itu, ia meminta Inspektorat untuk berperan aktif dalam pengawasan dan pembinaan agar tidak terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan program. "Perencanaan kerja yang tidak baik akan dimanfaatkan oleh orang tertentu. Kami minta Inspektorat dapat membantu supaya tidak terjadi pelanggaran," tegasnya.
Lebih lanjut, Wali Kota mendorong para peserta, terutama kepala sekolah, pengawas, dan bendahara, untuk memanfaatkan forum ini sebagai ruang diskusi dan konsultasi. Ia berharap setiap permasalahan yang dihadapi di lapangan dapat ditemukan solusinya sehingga ke depan tidak terjadi kelalaian dalam pelaksanaan perencanaan. "Saat ini kita hadir dalam forum evaluasi. Silakan bertanya apa yang menjadi kekurangan dan masalah yang ada, semoga ke depan tidak terjadi kelalaian," tambahnya.
Sementara itu, Inspektur Pembantu IV Perwita Sari menjelaskan bahwa rakor ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para pemangku kepentingan di bidang pendidikan dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi, termasuk pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). "Kegiatan ini untuk menambah pengetahuan kepala sekolah, pengawas maupun bendahara dalam melaksanakan tupoksi dan mampu mengelola dana BOS," jelas Perwita. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga merupakan bagian dari implementasi program Padang Amanah untuk mendorong pemerintahan yang bersih dan bebas dari pungutan liar.
Rakor dan evaluasi ini diikuti sekitar 600 peserta dari sekolah negeri dan swasta di Kota Padang, dan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 Juli 2026. Melalui kegiatan ini, Pemko Padang berharap tercipta sinergi yang kuat antara pemerintah, sekolah, dan pengawas dalam meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari pelanggaran.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)