Pemerintah Inggris Izinkan AS Gunakan Pangkalan Militer untuk Serangan ke Iran
Perdana Menteri Inggris Andy Burnham menyetujui penggunaan pangkalan militer Inggris oleh AS untuk operasi militer terhadap Iran. Keputusan ini diambil setelah rapat pejabat senior dan mendapat kritik dari oposisi. Burnham juga berkomunikasi dengan Trump membahas keamanan maritim dan kerja sama bilateral.
Pemerintahan baru Inggris di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Andy Burnham memberikan izin kepada Amerika Serikat untuk menggunakan sejumlah pangkalan militer Inggris di Timur Tengah dalam rangka operasi militer terhadap Iran. Keputusan ini diambil setelah melalui rapat yang melibatkan menteri senior dan pejabat keamanan, sebelum Burnham resmi dilantik pada Senin, 20 Juli. Setelah dilantik, Burnham menerima laporan hasil rapat tersebut dan menyetujui kebijakan itu.
Pangkalan yang diizinkan digunakan antara lain Diego Garcia di Samudra Hindia dan Pangkalan Angkatan Udara Fairford. Sebelumnya, pemerintahan Inggris telah menyetujui penggunaan dua pangkalan tersebut untuk mendukung operasi AS dalam konflik melawan Iran. Dengan adanya izin ini, pangkalan-pangkalan Inggris diprediksi akan berperan dalam mendukung serangan AS terhadap Iran yang baru-baru ini terjadi.
Keputusan ini tidak luput dari kritik, terutama dari pihak oposisi. Mereka menilai langkah tersebut dapat meningkatkan risiko Inggris terlibat langsung dalam konflik di Timur Tengah. Kekhawatiran ini muncul mengingat situasi kawasan yang sudah tegang akibat ketegangan antara AS dan Iran.
Di tengah polemik tersebut, Burnham melakukan komunikasi dengan Presiden AS Donald Trump melalui sambungan telepon. Dalam perbincangan itu, Burnham menegaskan komitmen Inggris untuk menjaga keamanan maritim, khususnya di Selat Hormuz. Trump menggambarkan percakapan tersebut sebagai dialog yang sangat positif dan produktif.
Melalui platform media sosialnya, Social Truth, Trump menyampaikan bahwa mereka membahas berbagai hal, termasuk hubungan bilateral yang sudah terjalin baik antara AS dan Inggris. Trump juga menyebut rencana pertemuan dalam waktu dekat untuk membahas topik-topik yang saling menguntungkan.
Selain isu keamanan, pembicaraan tersebut juga mencakup topik lain seperti minyak laut utara, perdagangan, aliansi militer, dan upaya pembersihan ranjau di Selat Hormuz. Langkah ini menunjukkan adanya koordinasi erat antara kedua negara dalam menghadapi situasi di Timur Tengah.
Keputusan Burnham untuk mengizinkan penggunaan pangkalan Inggris oleh AS menuai beragam reaksi. Sebagian pihak mendukung sebagai bentuk solidaritas sekutu, sementara yang lain mengkhawatirkan dampak jangka panjang bagi keamanan Inggris. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi lebih lanjut dari pemerintah Inggris mengenai rincian operasi yang akan dilakukan.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)