Modal Rp19 Juta, Ria Irawan Ubah Pelangiran Jadi Pusat Ekonomi Lewat BRILink

Ria Irawan, agen BRILink di Kecamatan Pelangiran, Indragiri Hilir, Riau, memulai usaha dengan modal Rp19 juta pada 2019. Layanan jemput bola door-to-door membuat warga tak perlu ke bank. Kini ia melayani 70-80 transaksi per hari dan membantu menggeser praktik rentenir ke layanan keuangan formal.

Oct 05, 2026 - 20:02
Updated: 9 hours ago
0 0
Modal Rp19 Juta, Ria Irawan Ubah Pelangiran Jadi Pusat Ekonomi Lewat BRILink
Modal Rp19 Juta, Ria Irawan Ubah Pelangiran Jadi Pusat Ekonomi Lewat BRILink

Kehadiran layanan BRILink Agen di Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, membawa perubahan besar bagi masyarakat pesisir. Ria Irawan, seorang tenaga honorer di Puskesmas Pelangiran, memulai usaha ini pada 2019 dengan modal awal Rp19 juta dari tabungan pribadinya. Langkah tersebut dilatarbelakangi kondisi geografis Pelangiran yang merupakan wilayah perairan, sehingga akses ke bank memerlukan biaya transportasi speedboat hingga Rp100 ribu pulang-pergi.

Melihat kesulitan warga, Ria berinisiatif menghadirkan layanan perbankan langsung ke rumah-rumah. Ia menciptakan sistem jemput bola door-to-door dengan mengendarai sepeda motor dan membawa mesin EDC MPOS BRILink. Jadwal layanan dibagikan melalui Facebook dan WhatsApp, dengan tiga kali perjalanan setiap hari pada pukul 10.00, 14.00, dan 17.00 WIB, menjangkau radius sekitar tiga kilometer.

Inovasi tersebut mendapat sambutan positif. Ria kemudian memutuskan untuk fokus penuh sebagai agen BRILink dan menjadikan usahanya sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat Pelangiran. Kini, ia melayani rata-rata 70 hingga 80 transaksi per hari, meliputi jasa transfer, pembayaran belanja daring (BRIVA), dan pencarian tunai dalam jumlah besar.

Kehadiran BRILink Agen Ria juga perlahan menggeser praktik rentenir di wilayah tersebut. Masyarakat yang sebelumnya bergantung pada pinjaman tidak resmi mulai beralih ke layanan keuangan formal dan mengenal produk simpanan serta pembiayaan BRI.

Ria mengakui dukungan teknologi dan pendampingan dari BRI sangat membantu operasionalnya. "Peran Mantri BRI di lapangan sangat kami rasakan, istilahnya gercep atau cepat tanggap. Ketika ada kendala jaringan internet di desa maupun kebutuhan uang tunai secara mendadak, Mantri BRI selalu siap membantu dan memberikan pendampingan," ujarnya.

Corporate Secretary BRI Dhanny menegaskan bahwa pada Bulan Inklusi Keuangan Oktober ini, BRI terus memperluas akses layanan keuangan hingga pelosok. "BRILink Agen memiliki peran strategis sebagai perpanjangan layanan BRI yang hadir semakin dekat dengan masyarakat hingga ke tingkat desa. Kehadirannya tidak hanya memperluas jangkauan layanan formal, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi lokal dan membuka peluang pemberdayaan masyarakat," kata Dhanny.

Dhanny menambahkan, semangat Bulan Inklusi Keuangan tidak berhenti pada perluasan akses, tetapi diarahkan untuk menciptakan manfaat ekonomi yang nyata, inklusif, dan berkelanjutan bagi masyarakat. Kisah Ria Irawan menjadi contoh nyata bagaimana layanan BRILink Agen mampu menopang roda ekonomi petani dan warga di daerah terpencil.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User