Kota Padang Tersingkir di Semifinal Porprov Sumbar, Penantian Emas Sepakbola Berlanjut Sejak 1997
Kota Padang kembali gagal melaju ke final sepakbola Porprov Sumatera Barat 2026 setelah kalah 1-2 dari Sawahlunto di semifinal. Gol Farel Berlian Apriansyah dan Pandu Pratama membawa Sawahlunto ke partai puncak, sementara Kota Padang harus puas berjuang di perebutan medali perunggu. Kegagalan ini memperpanjang penantian medali emas Kota Padang yang terakhir diraih pada 1997.
Ambisi Kota Padang untuk tampil di partai final sepakbola Porprov Sumatera Barat 2026 harus pupus. Tim asuhan Dodi Hirwan takluk 1-2 dari Kota Sawahlunto pada laga semifinal yang digelar di Stadion Utama Sumatera Barat, Minggu (11/10/2026). Kekalahan ini sekaligus memperpanjang dahaga Kota Padang akan medali emas sepakbola Porprov yang terakhir kali diraih pada 1997.
Laga yang dimulai pukul 15.00 WIB itu berjalan sengit sejak menit awal. Kota Padang lebih dulu mengancam melalui Satria Pratama, namun pertahanan Sawahlunto yang dikomandoi Muhammad Nabil Ar-Rafi mampu meredam tekanan. Sawahlunto perlahan bangkit dan mengandalkan penetrasi Muhammad Zikri di sisi sayap untuk membongkar lini belakang lawan.
Upaya Sawahlunto membuahkan hasil pada menit ke-18. Farel Berlian Apriansyah mencetak gol melalui eksekusi tendangan bebas yang menjebol gawang Muhammad Fadil, membawa Sawahlunto unggul 1-0. Tertinggal, Kota Padang meningkatkan intensitas serangan. Tujuh menit sebelum turun minum, Satria Pratama melewati empat pemain bertahan Sawahlunto dan melepaskan tendangan keras ke pojok kiri gawang Zikrillah Akbar. Skor berubah 1-1 dan bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, kedua tim tampil lebih terbuka. Muhammad Zikri kembali menjadi ancaman bagi pertahanan Kota Padang yang dikawal Nabil Maulana Edwar, M. Rafka, dan M. Fahri. Kota Padang yang mengandalkan Satria Pratama terus berupaya menciptakan peluang, namun belum membuahkan hasil. Sejumlah pergantian pemain dilakukan untuk menjaga daya saing tim.
Absennya beberapa pemain penting turut memengaruhi kekuatan Kota Padang. Afif Muharman Dwi Putra, Raditya Putra Pratama, Rafi Kurnia Ramadhan, dan Mohd. Ihsan tidak tampil, sementara M. Restu Rifai juga absen memperkuat lini pertahanan. Kondisi ini membuat Kota Padang kesulitan menjaga keseimbangan permainan.
Saat Kota Padang berusaha mencari gol tambahan, Sawahlunto justru memanfaatkan situasi bola mati. Pada menit ke-80, Pandu Pratama menyambar bola hasil tendangan sudut dan mengarahkannya ke gawang Muhammad Fadil. Gol itu mengubah skor menjadi 2-1 untuk keunggulan Sawahlunto. Kota Padang berusaha mengejar hingga peluit panjang, namun skor tetap bertahan.
Pelatih Kota Padang, Dodi Hirwan, menyebut absennya sejumlah pemain inti sebagai salah satu faktor yang memengaruhi performa tim. Meski gagal ke final, ia tetap mengapresiasi perjuangan para pemainnya. "Meskipun kita kalah pada babak semifinal kali ini, saya bangga terhadap adik-adik yang telah berjuang demi Kota Padang. Absennya beberapa pemain inti membuat performa tim tidak maksimal," ujarnya. Dodi juga menilai capaian semifinal merupakan perkembangan dibandingkan Porprov sebelumnya yang hanya sampai fase grup.
Di kubu Sawahlunto, pelatih Maiyulis bersyukur atas keberhasilan timnya melaju ke partai puncak. Ia berharap anak asuhnya mampu mempertahankan performa dan menutup perjuangan dengan medali emas. "Alhamdulillah, Sawahlunto berhasil melaju ke partai final Porprov sepakbola 2026 kali ini. Saya sebagai pelatih merasa bangga kepada adik-adik yang sudah berjuang dan mengharumkan Kota Sawahlunto. Semoga pada final nanti kita bisa membawa pulang medali emas," tuturnya.
Kegagalan di semifinal ini menambah catatan panjang penantian Kota Padang. Setelah medali emas terakhir pada 1997, Kota Padang kembali gagal di semifinal Porprov 2016 kontra Pasaman Barat, lalu kandas di fase penyisihan grup pada Porprov 2018. Kini, Kota Padang harus mengalihkan fokus ke laga perebutan medali perunggu, sementara Sawahlunto bersiap menghadapi partai final.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)