Kisah Alvin Tedjo Cetak Sejarah, Keturunan Indonesia Pertama yang Pimpin Kota Besar Kanada

Alvin Tedjo mencetak sejarah sebagai keturunan Indonesia pertama yang terpilih menjadi wali kota di Kanada. Ia memenangkan Pilwalkot Mississauga dengan 74.479 suara atau 39,21 persen, mengalahkan Wali Kota petahana Carolyn Parrish dan mantan Wali Kota Bonnie Crombie. Alvin akan menjalani masa jabatan 2026-2030 dan dijadwalkan dilantik pada 16 November mendatang.

Nov 02, 2026 - 00:02
Updated: 1 day ago
0
Kisah Alvin Tedjo Cetak Sejarah, Keturunan Indonesia Pertama yang Pimpin Kota Besar Kanada
Kisah Alvin Tedjo Cetak Sejarah, Keturunan Indonesia Pertama yang Pimpin Kota Besar Kanada

Alvin Tedjo menorehkan sejarah baru sebagai keturunan Indonesia pertama yang berhasil terpilih menjadi wali kota di Kanada. Ia memenangkan pemilihan wali kota Mississauga yang digelar pada Senin, 26 Oktober 2026, dan mengaku bangga atas pencapaian tersebut.

Dalam wawancara bersama CNN Indonesia TV pada Minggu, 1 November 2026, Alvin menyatakan tidak pernah membayangkan bisa dipercaya memimpin salah satu kota besar di Kanada. Menurutnya, persaingan politik di wilayah itu cukup ketat. "Saya senang dan bangga menjadi keturunan Asia Tenggara pertama dari Indonesia yang terpilih sebagai wali kota di Kanada," ujarnya.

Alvin juga menyebut dirinya sebagai wali kota pertama di Mississauga yang berasal dari latar belakang Asia Tenggara, sekaligus diaspora Indonesia pertama yang menduduki jabatan tersebut di Kanada. Ia menilai kemenangan ini menunjukkan keinginan warga Mississauga untuk melihat perubahan dalam kepemimpinan, terutama kehadiran generasi baru yang mampu menghadapi tantangan saat ini.

"Rasanya luar biasa. Kami menjalani pemilihan yang sangat panjang selama enam bulan. Kami benar-benar berbicara tentang perubahan," kata Alvin. Ia menambahkan bahwa masyarakat di Mississauga, bahkan di seluruh dunia, menginginkan politik yang lebih positif serta kepemimpinan generasi muda yang lebih mampu menjawab tantangan zaman.

Mississauga dikenal sebagai salah satu kota besar di Kanada dengan penduduk yang berasal dari beragam latar belakang budaya dan negara. Keberagaman itu, menurut Alvin, membuat kota tersebut terasa dekat dengan dirinya. Ia menilai latar belakang masyarakat yang multikultural membuka ruang bagi sosok dengan identitas dan pengalaman seperti dirinya untuk ikut mengambil bagian dalam kepemimpinan kota.

Alvin mengakui banyak orang terkejut dengan kemenangannya, terlebih karena ia harus bersaing dengan dua politikus senior yang sudah lama dikenal masyarakat setempat, yakni Wali Kota petahana Carolyn Parrish dan mantan Wali Kota Mississauga Bonnie Crombie. Kondisi itu membuatnya harus bekerja lebih keras untuk memperkenalkan diri, termasuk melalui iklan dan media sosial guna membangun keterlibatan dengan warga.

Upaya tersebut berbuah hasil. Berdasarkan penghitungan resmi, Alvin meraih 74.479 suara atau sekitar 39,21 persen, mengungguli Carolyn Parrish yang memperoleh 51.853 suara atau 27,30 persen, serta Bonnie Crombie dengan 43.191 suara atau 22,74 persen.

Meski demikian, Alvin menyadari bahwa membawa perubahan bukan perkara mudah. Menurutnya, perubahan membutuhkan proses dan kerja bersama, terutama di kota dengan masyarakat yang beragam seperti Mississauga. Hasil pemilihan telah disertifikasi oleh pemerintah kota pada 29 Oktober 2026. Alvin bersama anggota dewan kota terpilih lainnya akan menjalani masa jabatan periode 2026-2030 dan dijadwalkan mengucapkan sumpah jabatan pada 16 November mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User