Kalahkan Jagoan Trump, Kemenangan Lula di Brasil Malah Dituding Curang oleh AS
Presiden AS Donald Trump menuduh pemilu Brasil dicurangi setelah kandidat dukungannya, Flávio Bolsonaro, kalah dari petahana Luiz Inácio Lula da Silva. Trump menyebut hasil pemilu Brasil terlihat mengerikan, meski ia tetap menyambut baik kemenangan Lula. Flávio menolak mengakui kekalahan dan meminta hasil pemilu dibatalkan.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan tuduhan bahwa pemilihan umum di Brasil berlangsung curang. Tudingan itu muncul setelah kandidat yang ia dukung, Flávio Bolsonaro, kalah dalam pemilihan presiden Brasil yang digelar Minggu (25/10).
Dalam pernyataan kepada media pada Senin (26/10), Trump menilai hasil pemungutan suara di Brasil tampak mengerikan. Ia bahkan menyamakan situasi tersebut dengan pemilu curang yang menurutnya pernah terjadi sebelumnya.
"Saya tidak memihak. Pemilu harus tidak dapat disangkal, dan menurut saya hasilnya sangat buruk," ujar Trump, seperti dikutip Euro News.
Flávio Bolsonaro, putra dari sekutu Trump, Jair Bolsonaro, harus mengakui keunggulan presiden petahana Luiz Inácio Lula da Silva. Flávio hanya meraih sekitar 48 persen suara, sementara Lula memperoleh lebih dari 51 persen.
Kekalahan itu tidak langsung diterima oleh Flávio. Ia sempat menolak mengakui kemenangan Lula dan menegaskan bahwa hasil pemilu harus dibatalkan. Flávio juga menyatakan akan mengorganisir oposisi.
Dukungan Trump kepada Flávio bukan tanpa alasan. Ia menyebut Flávio sebagai pemuda cerdas yang mencintai negaranya, sekaligus karena Flávio merupakan anak dari Jair Bolsonaro yang dikenal sebagai sekutu dekatnya.
Meski begitu, Trump tetap menyambut baik kemenangan Lula dalam pemilu Brasil. Sikap itu menunjukkan bahwa tuduhan kecurangan tidak lantas membuatnya menolak hasil akhir secara keseluruhan.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)