Israel Gali Parit di Penjara Ketziot, Rencana Diisi Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Israel mulai menggali parit sepanjang 170 meter di penjara Ketziot yang rencananya akan diisi buaya untuk mengamankan tahanan Palestina. Proyek ini menuai kontroversi karena klasifikasi buaya Nil sebagai hewan jinak oleh Menteri Lingkungan Hidup, namun didukung Menteri Keamanan Nasional sayap kanan. Penjara Ketziot merupakan fasilitas keamanan tertinggi yang menampung ribuan tahanan Palestina sejak agresi Gaza 2023.
Israel telah memulai penggalian parit di sekitar penjara Ketziot yang rencananya akan diisi buaya untuk mengamankan area penahanan warga Palestina. Proyek ini dilaporkan oleh media Israel Yedioth Ahronoth pada Rabu (22/7) dan dikutip oleh Middle East Monitor.
Parit yang digali memiliki panjang sekitar 170 meter dan terletak di dalam kompleks penjara, tepatnya di sekitar salah satu sayap khusus. Pejabat di Ramat Negev, lokasi penjara Ketziot, menyatakan bahwa parit tersebut tidak terlihat dari luar dan persiapan sedang dilakukan, meskipun belum ada kepastian apakah buaya benar-benar akan ditempatkan di sana.
Dinas Penjara Israel disebut akan bertanggung jawab merawat, mengawasi, dan menampung buaya-buaya tersebut. Petugas penjara juga akan mendapatkan pelatihan khusus untuk menangani hewan tersebut. Proyek ini muncul setelah Menteri Perlindungan Lingkungan Hidup Idit Silman mengeluarkan keputusan yang mengklasifikasikan buaya Nil sebagai "hewan liar yang dijinakkan", langkah yang bertentangan dengan pendapat penasihat hukum kementerian dan para ahli.
Keputusan Silman mendapat pujian dari Menteri Keamanan Nasional sayap kanan Itamar Ben-Gvir. Ia menyatakan bahwa langkah tersebut membuka jalan bagi proyek ini dan menegaskan bahwa fase percontohan penjara buaya telah resmi dimulai. "Siapa pun yang mengira ini hanya aksi publisitas tentu salah," ujar Ben-Gvir.
Penjara Ketziot merupakan fasilitas penahanan terbesar di Israel dengan tingkat keamanan tertinggi. Penjara ini telah lama digunakan untuk memenjarakan warga Palestina dari Jalur Gaza dan Tepi Barat. Menurut lembaga penahanan Palestina, jumlah tahanan Palestina di penjara Israel meningkat 83 persen sejak agresi Gaza dimulai pada Oktober 2023, dengan total lebih dari 9.600 tahanan dibandingkan sebelum agresi.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)