IHSG Diprediksi Kembali Menguat, Analis Beberkan Level Kunci dan Saham Pilihan
IHSG diproyeksi melanjutkan penguatan pada perdagangan Kamis (29/10) setelah ditutup di level 5.282. Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan indeks menguji area 5.116-5.180 sebelum menguat ke 5.456-5.564 selama bertahan di atas 4.907. Sementara Ivan Rosanova dari Binaartha Sekuritas melihat peluang rebound jangka pendek, dengan rekomendasi saham BRPT, EMAS, JPFA, TINS, AADI, ADMR, BBNI, CPIN, dan ICBP.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan kembali bergerak menguat pada perdagangan Kamis (29/10). Proyeksi ini muncul setelah indeks ditutup di level 5.282 pada Rabu (28/10) sore, naik 16,18 poin atau 0,31 persen dari perdagangan sebelumnya.
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai IHSG masih memiliki peluang melanjutkan penguatan setelah koreksi, dengan syarat indeks mampu bertahan di atas level 4.907. Menurutnya, koreksi berpotensi membawa IHSG menguji area 5.116-5.180 sebelum kembali menguat menuju 5.456-5.564.
"Koreksi berpotensi membawa IHSG menguji area 5.116-5.180 sebelum kembali menguat menuju 5.456-5.564, selama indeks masih bertahan di atas 4.907," ujar Herditya dalam riset hariannya.
Untuk perdagangan hari ini, Herditya memproyeksikan IHSG bergerak pada rentang support 5.185 dan 4.915, dengan resistance di 5.460 dan 5.563. Ia merekomendasikan sejumlah saham, yakni BRPT, EMAS, JPFA, dan TINS.
Pandangan berbeda datang dari Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova. Ia memperkirakan IHSG berpeluang mengalami rebound jangka pendek setelah ditutup di atas level Fibonacci retracement 50 persen dengan membentuk pola candle hammer. Meski begitu, koreksi masih berpotensi berlanjut sebelum indeks kembali menguat.
"Pola koreksi IHSG masih dapat berkembang hingga 5.116 sebagai target retest ideal, kecuali indeks menguat signifikan menembus 5.418," ujar Ivan.
Ivan memprediksi IHSG bergerak di level support 5.116, 4.972, dan 4.767, serta resistance 5.418, 5.561, 5.716, dan 5.936 hari ini. Adapun saham yang direkomendasikannya adalah AADI, ADMR, BBNI, CPIN, dan ICBP.
Berdasarkan data RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp15,82 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 32,15 miliar saham pada perdagangan sebelumnya. Saat itu, 272 saham menguat, 406 saham terkoreksi, dan 112 saham stagnan.
Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)