Danantara Beberkan Alasan Terjun ke Industri Tekstil, Incar Lapangan Kerja Besar

COO Danantara Indonesia Dony Oskaria mengungkap alasan pihaknya masuk ke bisnis tekstil, yakni untuk menciptakan lapangan kerja di tengah stagnasi pertumbuhan industri tekstil yang memicu pergeseran pencari kerja ke sektor informal. Langkah ini disebut sebagai keinginan Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong ekonomi berbasis industri, dengan rencana membentuk BUMN tekstil baru.

Oct 09, 2026 - 00:02
Updated: 9 hours ago
0 0
Danantara Beberkan Alasan Terjun ke Industri Tekstil, Incar Lapangan Kerja Besar
Danantara Beberkan Alasan Terjun ke Industri Tekstil, Incar Lapangan Kerja Besar

Danantara Indonesia resmi menyatakan komitmennya untuk masuk ke sektor bisnis tekstil. Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, mengungkapkan bahwa keputusan tersebut dilatarbelakangi oleh tujuan utama menciptakan lapangan kerja yang luas bagi masyarakat.

Dony menyoroti kondisi industri tekstil nasional yang saat ini mengalami stagnasi pertumbuhan. Menurutnya, situasi tersebut telah memicu pergeseran pencari kerja ke sektor informal. Karena itu, Danantara menilai sektor tekstil memiliki potensi besar untuk menyerap tenaga kerja dalam jumlah banyak.

"Tekstil kita akan masuk, Danantara akan masuk sendiri, akan mulai membangun industri tekstil kita. Dalam rangka apa? Karena kita menyadari tadi tekstil ini membuka lapangan pekerjaan yang banyak," ujar Dony dalam acara 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Kamis (8/10).

Sebelum memutuskan langkah ini, Dony mengaku telah melakukan diskusi intensif dengan berbagai asosiasi pengusaha di sektor tekstil maupun alas kaki. Ia menegaskan bahwa masuknya Danantara ke bisnis tekstil merupakan bagian dari keinginan Presiden Prabowo Subianto untuk mengubah perekonomian nasional menuju industrial-based economy atau ekonomi berbasis industri.

"Industrial ini kan pasti ujung-ujungnya adalah pembukaan lapangan pekerjaan. Ini yang sedang kita lakukan termasuk juga Danantara tentu akan berinvestasi di sektor-sektor yang membuka lapangan pekerjaan banyak," jelas Dony.

Untuk memperlancar rencana tersebut, Dony juga telah bertemu dengan Menteri Perdagangan Budi Santoso dan Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji. Dalam pertemuan itu, semua pihak menyepakati perlunya langkah deregulasi kebijakan guna memicu percepatan industrialisasi di Tanah Air.

Danantara juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai mitra swasta, baik dari dalam maupun luar negeri, yang memiliki kapasitas mumpuni untuk menggenjot industrialisasi dalam negeri. Saat ini, Danantara tengah merencanakan pembentukan BUMN baru di bidang tekstil.

CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani menambahkan bahwa peluang untuk mengembangkan perusahaan tekstil yang sudah ada juga tetap terbuka. "Ya memang untuk BUMN Tekstil ini kita kembali lagi, karena kita sudah sepakat untuk membangun yang tidak hanya yang baru, tetapi juga akan melihat apabila ada beberapa perusahaan tekstil yang berpotensi untuk kita kembangkan, terutama dari segi mesinnya, dari segi teknologinya, kita terbuka gitu," ujar Rosan di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (22/9).

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User