Estonia Bangun 150 Bunker di Perbatasan Rusia, Ancaman Moskow Makin Nyata

Estonia berencana membangun sekitar 150 bunker di perbatasan dengan Rusia untuk memperkuat pertahanan di tengah meningkatnya ancaman dari Moskow. Menteri Pertahanan Martin Herem mengumumkan 100 bunker di lahan negara dan 50 di lahan pribadi atau pemerintah kota di Ida-Virumaa. Langkah ini bagian dari penguatan pertahanan negara Baltik dan NATO menghadapi Rusia.

Oct 31, 2026 - 08:01
Updated: 8 hours ago
0
Estonia Bangun 150 Bunker di Perbatasan Rusia, Ancaman Moskow Makin Nyata
Estonia Bangun 150 Bunker di Perbatasan Rusia, Ancaman Moskow Makin Nyata

Estonia akan membangun sekitar 150 bunker di wilayah perbatasannya dengan Rusia. Rencana ini diumumkan Menteri Pertahanan Estonia Martin Herem kepada wartawan pada Rabu (28/10), sebagai upaya memperkuat pertahanan negara di tengah meningkatnya ancaman keamanan dari Moskow.

Bunker-bunker tersebut akan dibangun di Ida-Virumaa, wilayah Estonia yang berbatasan langsung dengan Rusia. Menurut laporan kantor berita Estonia ERR, sekitar 100 bunker akan dibangun di atas lahan milik negara, sedangkan 50 bunker lainnya didirikan di lahan pribadi atau tanah milik pemerintah kota. Namun, Herem belum menjelaskan secara terperinci bagaimana penggunaan bunker-bunker itu nantinya.

Rencana pembangunan bunker muncul di tengah kekhawatiran negara-negara anggota NATO terhadap meningkatnya ancaman Rusia di kawasan Eropa Timur. Dalam beberapa tahun terakhir, negara-negara Baltik, yaitu Estonia, Latvia, dan Lituania, terus meningkatkan kesiapan pertahanan, kesiapan sipil, dan pengeluaran pertahanan untuk mengantisipasi kemungkinan konflik dengan Rusia.

Para pejabat NATO juga telah memperingatkan tentang penyusupan pesawat nirawak Rusia, pelanggaran wilayah udara, sabotase, hingga ancaman hibrida yang dapat mengganggu keamanan negara-negara anggota. Sebagai respons, negara-negara di kawasan tersebut memperkuat sistem pertahanan udara, sementara NATO memperkuat sayap timurnya dengan mengerahkan tambahan pasukan serta menyiapkan rencana pengerahan militer secara cepat sejak Rusia melancarkan invasi besar-besaran ke Ukraina.

Selain membangun bunker, Estonia meningkatkan kehadiran militernya di dekat perbatasan Rusia. Pada awal Oktober, militer Estonia mengumumkan rencana memindahkan Brigade ke-1 secara permanen ke pangkalan yang telah diperluas. Pangkalan tersebut berjarak kurang dari 50 kilometer dari perbatasan Rusia. Pemindahan brigade itu bertujuan meningkatkan kesiapan pasukan Estonia dalam menghadapi kemungkinan serangan.

Kyiv Independent melaporkan bahwa pengeluaran militer Estonia mencapai 5,4 persen dari produk domestik bruto (PDB), melampaui target pengeluaran pertahanan NATO sebesar 5 persen. Langkah serupa juga dilakukan negara-negara Baltik lainnya.

Di Latvia, militer mengatakan pada Senin (26/10) bahwa brigade NATO yang ditempatkan di negara tersebut telah memulai latihan pengerahan pasukan terbesar sepanjang penugasannya. Pada 7 Oktober, Menteri Dalam Negeri Lituania Martynas Katelynas menyerukan penempatan pasukan di sepanjang perbatasan negara itu dengan wilayah Kaliningrad milik Rusia. Ia menyebut langkah tersebut diperlukan sebagai tindakan pencegahan untuk memperkuat keamanan perbatasan.

Selain itu, Latvia baru-baru ini membangun pagar sepanjang 280 kilometer di sepanjang perbatasannya dengan Rusia. Finlandia, yang juga berbatasan langsung dengan Rusia, menyelesaikan pembangunan pagar sepanjang 200 kilometer di perbatasan kedua negara pada September.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User