Buldoser Militer Israel Ratakan Rumah Warga di Lebanon Selatan Usai Mediasi di Florida

Buldoser militer Israel menghancurkan rumah warga di Nabatieh, Lebanon Selatan, pada Minggu (25/10). Media lokal melaporkan rumah di Zawtar al-Sharqiya juga diratakan. Aksi ini terjadi setelah mediasi di Florida, AS, yang membahas penarikan pasukan dan tuntutan perlucutan senjata. Pemerintah Lebanon mendesak penarikan pasukan Israel, sementara Israel menuntut perlucutan senjata Hizbullah.

Oct 27, 2026 - 16:01
Updated: 9 hours ago
0
Buldoser Militer Israel Ratakan Rumah Warga di Lebanon Selatan Usai Mediasi di Florida
Buldoser Militer Israel Ratakan Rumah Warga di Lebanon Selatan Usai Mediasi di Florida

Buldoser militer Israel terlihat menghancurkan sebuah rumah milik warga di Nabatieh, Lebanon Selatan, pada Minggu (25/10). Aksi tersebut terekam dalam video yang beredar dan dilaporkan oleh media lokal. Tidak hanya di Nabatieh, beberapa rumah warga di kawasan Zawtar al-Sharqiya juga turut diratakan dengan tanah.

Penghancuran ini terjadi tak lama setelah berlangsungnya mediasi di Florida, Amerika Serikat. Dalam pertemuan tersebut, dibahas mengenai penarikan pasukan serta tuntutan perlucutan senjata. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak Israel maupun Lebanon terkait insiden perataan rumah tersebut.

Pemerintah Lebanon terus mendesak agar pasukan Israel segera menarik diri dari wilayah Lebanon. Di sisi lain, Israel bersikeras menuntut perlucutan senjata kelompok Hizbullah sebagai bagian dari kesepakatan. Perbedaan tuntutan ini menjadi hambatan dalam proses mediasi yang difasilitasi Amerika Serikat.

Insiden di Nabatieh dan Zawtar al-Sharqiya menambah daftar kerusakan properti warga akibat konflik yang berkepanjangan. Warga setempat dilaporkan mengalami kerugian material yang signifikan. Belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa ini.

Mediasi di Florida menjadi sorotan karena membahas dua isu krusial: penarikan pasukan Israel dan perlucutan senjata Hizbullah. Kedua pihak masih bertahan pada posisi masing-masing. Pemerintah Lebanon menginginkan penarikan penuh, sementara Israel menuntut jaminan keamanan melalui perlucutan senjata.

Aksi penghancuran rumah dengan buldoser militer ini menunjukkan bahwa ketegangan di perbatasan Lebanon-Israel masih tinggi. Meskipun mediasi telah dilakukan, situasi di lapangan belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Warga di Lebanon Selatan terus menjadi pihak yang paling terdampak.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari juru bicara militer Israel mengenai penghancuran rumah di Nabatieh dan Zawtar al-Sharqiya. Media lokal Lebanon terus memantau perkembangan di lapangan. Pemerintah Lebanon diharapkan dapat menekan agar insiden serupa tidak terulang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User