BMKG: Sejumlah Wilayah Sumbar Berpotensi Hujan Lebat dan Petir Sore Ini
BMKG Stasiun Meteorologi Minangkabau mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Rabu, 29 Juli 2026. Sejumlah wilayah Sumatera Barat berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai petir pada sore hingga malam hari. Masyarakat diimbau waspada terhadap dampak seperti pohon tumbang, jalan licin, dan banjir.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Minangkabau mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Sumatera Barat pada Rabu, 29 Juli 2026. Berdasarkan data yang dirilis, sejumlah daerah berpotensi mengalami hujan lebat disertai petir, terutama pada sore hingga malam hari.
Pada pagi hingga siang hari, kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Sumbar diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Namun, potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang sudah mulai muncul di beberapa daerah, seperti Pesisir Selatan, Pasaman Barat, Agam, Kota Padang, Kabupaten Solok, dan Kepulauan Mentawai.
Memasuki sore hari, intensitas hujan diperkirakan meningkat secara signifikan. BMKG memprakirakan hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat atau petir berpotensi terjadi di Kabupaten Agam, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Solok. Kondisi serupa juga diprediksi terjadi di Kabupaten Kepulauan Mentawai dengan angin yang cukup kencang mencapai 17 km/jam.
Pada malam hingga dini hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih akan mengguyur sejumlah wilayah, termasuk Kota Padang, Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, dan sebagian besar kabupaten lainnya. Suhu udara di Sumbar diperkirakan berkisar antara 18 hingga 30 derajat Celcius, dengan kelembapan udara yang cukup tinggi, yaitu antara 68 hingga 100 persen.
Menghadapi potensi cuaca ekstrem ini, BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah berpotensi hujan lebat dan petir, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak yang mungkin ditimbulkan, seperti pohon tumbang, jalan licin, dan banjir di daerah rawan. Pengguna jalan juga diminta untuk berhati-hati saat berkendara, terutama pada sore dan malam hari.
Masyarakat disarankan untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG Stasiun Meteorologi Minangkabau. Dengan demikian, langkah antisipasi dapat dilakukan lebih dini untuk mengurangi risiko akibat cuaca buruk.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)