AS Tarik 12 Pesawat Pengebom B-1 dari Pangkalan Inggris, Ancaman Serangan Diduga Berasal dari Iran

Amerika Serikat menarik seluruh 12 pesawat pengebom B-1 dari Pangkalan RAF Fairford, Inggris, secara mendadak akibat ancaman serangan yang diduga didukung Iran. Penarikan ini dinilai tidak lazim karena dilakukan cepat di masa damai, dengan sebagian pesawat baru tiba sepekan sebelumnya. Peringatan ancaman meningkat tajam dalam 25 jam terakhir.

Oct 05, 2026 - 16:02
Updated: 14 hours ago
0 0
AS Tarik 12 Pesawat Pengebom B-1 dari Pangkalan Inggris, Ancaman Serangan Diduga Berasal dari Iran
AS Tarik 12 Pesawat Pengebom B-1 dari Pangkalan Inggris, Ancaman Serangan Diduga Berasal dari Iran

Amerika Serikat memutuskan menarik seluruh pesawat pengebom B-1 milik Angkatan Udara dari Pangkalan RAF Fairford, Inggris. Langkah ini diambil setelah muncul ancaman serangan terhadap pangkalan tersebut, yang menurut sejumlah pihak diduga melibatkan Iran.

Komando Eropa Pentagon mengonfirmasi bahwa semua pesawat pengebom AS yang dikerahkan ke RAF Fairford kini dipindahkan kembali ke pangkalan induk di Amerika Serikat. Total ada 12 pesawat yang ditarik dalam operasi yang dinilai sangat mendesak.

Dua pejabat AS menyebut penarikan total pesawat pengebom ini sebagai hal yang tidak lazim. Pasalnya, pemulangan secepat itu jarang terjadi dari pangkalan udara milik sekutu di negara yang sedang dalam masa damai.

Beberapa pesawat dan awaknya langsung diterbangkan pulang, bahkan saat pesawat pengisi bahan bakar udara masih dikerahkan untuk mendukung perjalanan mereka kembali ke AS. Setidaknya tiga pesawat telah mendarat di pangkalan induk mereka di South Dakota pada Minggu (4/10).

Pejabat AS enggan merinci sifat informasi baru yang memicu penarikan terburu-burui tersebut. Sebagian pesawat pengebom itu bahkan baru tiba di RAF Fairford dalam sepekan terakhir sebagai bagian dari rotasi pasukan rutin.

Seorang sumber menyatakan peringatan ancaman serangan terbaru ini serupa dengan ancaman yang muncul tiga pekan lalu. Namun, rincian spesifik dan tingkat urgensinya meningkat tajam dalam 25 jam terakhir hingga menimbulkan kekhawatiran.

Penarikan mendadak ini terjadi sepekan setelah polisi Inggris menangkap lima pria dengan van putih di dekat RAF Fairford. Kelima pria tersebut kemudian dibebaskan dengan jaminan sehari setelahnya karena pihak berwenang tidak menemukan bahan peledak di dalam van mereka.

Sebelumnya pada September lalu, militer AS mengaku menerima peringatan mengkhawatirkan dari intelijen AS dan negara-negara Barat lainnya. Mereka menyebut Pangkalan RAF Fairford menjadi target potensial serangan yang didukung Iran.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User