38 Pengcab Hadir di Musorkab KONI Agam, Penolakan Carateker Makin Menguat

Musorkab KONI Agam tetap digelar di Lubuk Basung dengan dihadiri 38 pengcab, sebagai bentuk penolakan terhadap penunjukan carateker oleh KONI Sumbar. Pengcab menegaskan dukungan kepada pengurus sah dan menolak intervensi politik dalam olahraga.

Aug 31, 2026 - 03:27
Updated: 1 month ago
0 7
38 Pengcab Hadir di Musorkab KONI Agam, Penolakan Carateker Makin Menguat
38 Pengcab Hadir di Musorkab KONI Agam, Penolakan Carateker Makin Menguat

Lubuk Basung – Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Agam tetap berlangsung pada Rabu (26/8/2026) di Lubuk Basung, meskipun sempat ada upaya pengambilalihan kepengurusan. Sebanyak 38 pengurus cabang olahraga (Pengcab) memadati agenda tersebut sebagai bentuk penolakan terhadap penunjukan carateker oleh KONI Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Kehadiran puluhan Pengcab ini menjadi sinyal kuat bahwa pelaku olahraga di Agam menolak langkah KONI Sumbar yang menerbitkan surat keputusan (SK) pemberhentian pengurus KONI Agam yang sah dan menunjuk carateker. Salah satu perwakilan Pengcab, Erwin Tanjung, menegaskan bahwa kehadiran mereka adalah bukti dukungan kepada pengurus KONI Agam yang dipimpin Edi Busti.

"Hari ini kami hadir di Musorkab, bukti dukungan kami kepada pengurus KONI Agam yang sah. Kami secara tegas menolak SK KONI Provinsi Sumbar," ujar Erwin. Ia juga menyayangkan adanya intervensi yang dinilai tidak sesuai dengan aturan organisasi. "Ini sudah faktor kepentingan. Tidak boleh ada politik dalam olahraga," tegasnya.

Panitia Musorkab KONI Agam, Eka Heraska, mengungkapkan bahwa hingga pukul 12.00 WIB, jumlah Pengcab yang hadir telah mencapai 38. Menurutnya, antusiasme ini menunjukkan bahwa pelaku olahraga di Agam menginginkan KONI Agam tetap berada pada jalur yang benar sesuai AD/ART. "KONI Agam telah menjalankan semua tahapan sesuai AD/ART," katanya.

Di sisi lain, pada hari dan jam yang sama, carateker Revdi Iwan Syahputra juga mengundang Pengcab untuk menggelar pertemuan. Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, pertemuan itu membahas kesiapan cabang olahraga (cabor) menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Namun, hanya sembilan Pengcab yang hadir dalam undangan tersebut.

"Tadi saya dapat info, yang hadir 9 pengcab. Pengcab diundang dan disuruh membuat pernyataan bersedia mengikuti Porprov," ungkap Eka. Perbedaan jumlah peserta antara Musorkab dan undangan carateker semakin mempertegas penolakan mayoritas Pengcab terhadap kepemimpinan carateker.

Sebagai informasi, sesuai AD/ART, kuorum Musorkab minimal dihadiri 2/3 dari jumlah Pengcab yang terdaftar. Saat ini KONI Agam memiliki 51 cabor, setelah beberapa cabor dinyatakan nonaktif karena SK-nya mati. Sebelumnya, tahapan pemilihan Ketua KONI Agam sempat dihentikan setelah adanya surat dari Sekda Agam kepada KONI Sumbar yang meminta supervisi. Padahal, tahapan sudah masuk ke pengembalian berkas bakal calon.

Setelah koordinasi antara KONI Agam, KONI Sumbar, dan Pemkab Agam, tahapan pemilihan kembali diulang. Namun, tiba-tiba keluar SK penunjukan carateker dan pemberhentian pengurus KONI Agam yang diketuai Edi Busti, yang kemudian memicu penolakan dari mayoritas Pengcab.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User