Xi Jinping Pecat 33 Pejabat Senior China, Terbanyak dalam Sejarah Modern Partai
Sidang pleno kelima Partai Komunis China pada 26-29 Oktober resmi memecat 33 pejabat senior, termasuk Ma Xingrui dan Zhang Youxia. Ini menjadi pemecatan terbanyak sepanjang sejarah modern partai. Hanya 276 anggota yang hadir, jauh dari 376 anggota yang ditunjuk pada 2022, karena banyak pejabat tersapu operasi bersih-bersih Xi Jinping.
Pemimpin Partai Komunis China (PKC) sekaligus Presiden China Xi Jinping kembali melanjutkan operasi bersih-bersih di tubuh partai. Dalam sidang pleno kelima PKC yang berlangsung pada 26-29 Oktober, sebanyak 33 pejabat resmi dipecat dari jabatannya. Langkah ini tercatat sebagai pemecatan terbanyak sepanjang sejarah modern partai.
Sejumlah nama besar masuk dalam daftar pemberhentian tersebut. Di antaranya mantan anggota Politbiro Ma Xingrui dan Zhang Youxia. Selain itu, mantan diplomat senior Liu Jianchao serta eks Menteri Perindustrian Jin Zhuanglong turut termasuk di antara pejabat yang dipecat.
Reuters melaporkan, sidang pleno pekan ini juga menandai ketidakhadiran pejabat paling signifikan dalam sejarah partai. Secara total, hanya 276 anggota yang hadir dalam pertemuan tersebut. Jumlah itu jauh lebih sedikit dibandingkan 376 anggota yang ditunjuk pada 2022. Umumnya, para pejabat tidak hadir karena telah tersapu oleh operasi bersih-bersih Xi Jinping.
Sejak menjabat sebagai pemimpin partai pada 2012, Xi Jinping memang gencar melakukan operasi terhadap pejabat yang dinilai korup, tidak loyal, atau berpotensi menjadi rival politiknya. Pada tahun yang sama, ia pernah menyatakan kepada pimpinan partai bahwa korupsi yang dibiarkan memburuk tanpa terkendali pada akhirnya akan menyebabkan keruntuhan total partai dan negara.
Sikap antikorupsi Xi Jinping terus digaungkan dan dijunjung tinggi, termasuk dalam pertemuan pekan ini. Pernyataan publiknya menunjukkan bahwa ia menganggap aksi bersih-bersih sebagai satu-satunya pengaman bagi partai dari kemerosotan.
Dalam sidang tersebut, Xi menyerukan kepada partai untuk bersama-sama dengan militer melancarkan revolusi pada diri sendiri. Ia juga meminta agar partai memberantas virus yang merusak kesehatan partai. Operasi bersih-bersih ini pun menjadi salah satu agenda utama yang terus ditegaskan di hadapan para petinggi partai.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)