UMKM Lunang Silaut Didorong Go Digital, Ini Strategi Pemasaran yang Ditawarkan Tim Ekspedisi Patriot
Tim Ekspedisi Patriot mendorong pelaku UMKM di Kawasan Transmigrasi Lunang Silaut, Pesisir Selatan, memanfaatkan media sosial dan marketplace untuk memperluas pasar. Dorongan itu disampaikan dalam Bimtek Videografi di Aula Kantor Camat Silaut, yang juga menyoroti branding potensi wisata setempat.
Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kawasan Transmigrasi Lunang Silaut, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, mendapat dorongan untuk memanfaatkan platform digital. Tim Ekspedisi Patriot menilai langkah itu penting agar pemasaran produk lokal semakin luas dan nilai ekonominya meningkat.
Dorongan tersebut disampaikan dalam materi berjudul "Strategi Branding dan Pemasaran Digital untuk UMKM" pada rangkaian Bimbingan Teknis Pembuatan Videografi Kawasan Transmigrasi Lunang Silaut. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Camat Silaut, Sabtu (29/8/2026), dan diikuti para pelaku UMKM setempat.
Bimtek ini digelar Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Barat. Hadir dalam kegiatan itu Camat Lunang, Camat Silaut, perwakilan Direktorat Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi Kementerian Transmigrasi, jajaran pemerintah daerah, Tim Info Sumbar, serta Tim Ekspedisi Patriot.
Pemateri dari Tim Ekspedisi Patriot, Audri Aulia Masita D., SE., M.Si., menekankan pentingnya pemanfaatan media sosial dan marketplace untuk memperluas jangkauan pasar. Menurutnya, fasilitas yang tersedia saat ini akan sangat disayangkan jika tidak dimanfaatkan, mulai dari Instagram, Facebook, TikTok, hingga marketplace seperti Shopee dan Tokopedia.
Audri juga mendorong peserta memanfaatkan video yang telah dibuat pada bimtek sebelumnya sebagai materi promosi. Video tersebut diharapkan dapat digunakan secara berkelanjutan untuk memperkenalkan produk UMKM kepada konsumen yang lebih luas.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Pesisir Selatan, Syamwil, S.STP., M.M., menyebut pemanfaatan media digital tidak hanya untuk produk UMKM, tetapi juga untuk branding potensi wisata di Lunang Silaut. Ia menyoroti sejumlah destinasi seperti Manset Rubiah, Pantai Sambungo, dan air terjun yang bisa dipromosikan agar menarik wisatawan.
Syamwil mengingatkan peserta agar ilmu yang diperoleh benar-benar diterapkan. "Jangan sampai ilmu yang didapatkan tidak digunakan dan dimanfaatkan," katanya.
Direktur Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi Kementerian Transmigrasi yang diwakili Maria Yosephine Apryanti turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai media digital dapat membantu masyarakat memperkenalkan potensi lokal, mulai dari produk pertanian, perkebunan, budaya, hingga wisata, dan berharap hal itu memberi dampak nyata bagi kemajuan KTM Lunang Silaut.
Menutup kegiatan, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Barat, Firdaus Firman, S.IP., M.E., menegaskan bahwa bimtek ini tidak sekadar mengajarkan peserta membuat video yang keren dan viral. Tujuan utamanya adalah meningkatkan nilai ekonomi produk yang ada di Kawasan Transmigrasi Lunang Silaut. Ia berharap ilmu yang diberikan dapat diterapkan secara berkelanjutan dan menjadi investasi jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat kawasan tersebut.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)