Terbang 8 Jam ke Singapura, Pesawat Singapore Airlines Putar Balik ke AS karena Penumpang Mengamuk
Singapore Airlines terpaksa membatalkan penerbangan San Fransisco-Singapura dan kembali ke Amerika Serikat setelah terbang sekitar 8 jam. Penyebabnya, seorang penumpang mengamuk dan melukai dirinya sendiri di dalam pesawat. Pilot menilai situasi darurat dan memutuskan putar balik. Penumpang kemudian diserahkan ke otoritas terkait begitu pesawat mendarat.
Penerbangan Singapore Airlines dari San Fransisco menuju Singapura harus berakhir di tengah jalan. Pesawat itu terpaksa kembali ke Amerika Serikat setelah terbang sekitar delapan jam karena seorang penumpang mengamuk di dalam kabin.
Juru bicara Singapore Airlines menyatakan penumpang tersebut melukai dirinya sendiri saat pesawat sedang mengudara. Namun, pihak maskapai tidak memberikan keterangan lebih rinci mengenai insiden itu.
"Pilot menilai situasi dan memutuskan kembali ke San Fransisco," ujar juru bicara Singapore Airlines, seperti dikutip Straits Times.
Pesawat lepas landas dari San Fransisco pada Rabu (14/10) pukul 11.51 waktu setempat. Penerbangan itu dijadwalkan tiba di Singapura pada Kamis pukul 19.00, dengan estimasi waktu tempuh sekitar 16 hingga 17 jam.
Namun, pesawat akhirnya kembali mendarat di San Fransisco pada pukul 20.40, sekitar sembilan jam setelah lepas landas. Proses kepulangan pesawat berlangsung tanpa insiden tambahan. Setibanya di darat, penumpang yang bermasalah langsung diserahkan kepada otoritas terkait.
"SIA bekerja sama dengan pihak berwenang untuk masalah ini," lanjut juru bicara tersebut.
Setelah penumpang dievakuasi dan situasi dinyatakan aman, pesawat kembali lepas landas dari San Fransisco sekitar pukul 23.20. Maskapai asal Singapura itu juga menyampaikan permintaan maaf atas gangguan yang terjadi.
Singapore Airlines mengaku telah memberikan bantuan yang diperlukan kepada para penumpang, termasuk mengatur ulang penerbangan lanjutan atau connecting flights. Mereka juga mengapresiasi penumpang dan kru yang membantu menangani situasi darurat di dalam pesawat.
"Kami menyampaikan terima kasih ke penumpang dan anggota kru yang membantu mengatasi situasi di pesawat saat terbang," ungkap juru bicara itu. "Keselamatan penumpang dan staf kami merupakan prioritas utama kami," imbuhnya.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)