Kamera Tersembunyi Ditemukan di Kapal Perang Australia, Rekaman Pelaut Wanita Diduga Sudah Tersebar

Angkatan Pertahanan Australia mengonfirmasi penemuan kamera tersembunyi di kapal HMAS Leeuwin di Cairns, Queensland. Senator Jacqui Lambie mengungkap dugaan pelaut wanita direkam tanpa sadar dan rekamannya berpotensi tersebar di internet. Kapal ditahan di dermaga selama penyelidikan oleh Unit Polisi Militer Gabungan.

Oct 17, 2026 - 00:02
Updated: 8 hours ago
0 0
Kamera Tersembunyi Ditemukan di Kapal Perang Australia, Rekaman Pelaut Wanita Diduga Sudah Tersebar
Kamera Tersembunyi Ditemukan di Kapal Perang Australia, Rekaman Pelaut Wanita Diduga Sudah Tersebar

Angkatan Pertahanan Australia (ADF) membenarkan adanya temuan alat perekam video tersembunyi di dalam kabin kapal Angkatan Laut Kerajaan Australia, HMAS Leeuwin. Perangkat tersebut ditemukan pada Minggu (11/10) saat kapal berada di Cairns, Queensland, Australia. Kasus ini langsung menimbulkan kekhawatiran karena diduga merekam pelaut perempuan secara diam-diam.

Isu ini mencuat setelah Senator independen Australia yang juga mantan veteran dan advokat bidang pertahanan, Jacqui Lambie, mengungkap laporan yang ia terima dari sejumlah personel militer. Dalam sidang Senat Australia pada Rabu (14/10), Lambie menyatakan mendapat informasi mengenai penemuan kamera tersembunyi di fasilitas kamar mandi pelaut perempuan.

"Saya juga diberitahu bahwa ini telah terjadi baru-baru ini dan mencegah kapal berlayar sementara penyelidikan sedang berlangsung," kata Lambie. Ia turut menyoroti dugaan bahwa rekaman dari kamera tersebut mungkin telah diunggah ke internet sebelum perangkat itu ditemukan.

"Yang lebih mengkhawatirkan adalah klaim bahwa rekaman dari kamera-kamera ini mungkin telah diunggah secara online sebelum kamera-kamera tersebut ditemukan," ujarnya. Lambie mempertanyakan berapa banyak pelaut perempuan yang menjadi korban perekaman tanpa sepengetahuan mereka, serta risiko penyebaran rekaman pribadi tanpa persetujuan korban.

"Berapa banyak pelaut wanita kita yang tanpa sadar direkam dalam momen paling pribadi mereka? Berapa banyak rekaman yang telah disebarkan secara online sejauh ini, disimpan atau diunggah tanpa sepengetahuan atau persetujuan?" kata Lambie. Ia menegaskan pertanyaan tersebut perlu dijawab oleh pihak Angkatan Laut Australia.

Pada hari yang sama, Kementerian Pertahanan Australia mengonfirmasi mengetahui penemuan alat perekam video di HMAS Leeuwin. Namun, kementerian belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai lokasi persis penemuan perangkat tersebut.

"Kementerian Pertahanan menanggapi insiden ini dengan sangat serius dan tidak mentolerir perilaku yang tidak dapat diterima dalam bentuk apa pun," demikian pernyataan departemen tersebut. Kementerian juga menyatakan kapal HMAS Leeuwin masih berada di dermaga untuk mendukung proses penyelidikan dan memungkinkan pihak berwenang memberikan dukungan langsung kepada para awak kapal.

"Kesejahteraan individu tetap menjadi prioritas Pertahanan, dan dukungan terus diberikan," lanjut pernyataan itu. Kasus ini telah dirujuk ke Unit Polisi Militer Gabungan untuk diselidiki lebih lanjut. Kementerian Pertahanan Australia menyatakan belum dapat memberikan komentar lebih jauh karena penyelidikan masih berlangsung dan pihaknya perlu melindungi privasi individu yang bersangkutan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User