Siswi 15 Tahun Serang Sekolah di Istanbul, Seorang Pelajar SMP Tewas dan Tujuh Terluka
Seorang pelajar SMP tewas dan tujuh lainnya terluka setelah seorang siswi berusia 15 tahun dari sekolah lain menikam mereka secara acak di sebuah sekolah di distrik Basaksehir, Istanbul. Polisi menahan pelaku yang mengenakan seragam sekolah. Gubernur Istanbul Davut Gul menyatakan serangan dilakukan tanpa pandang bulu. Insiden ini menambah kekhawatiran soal keamanan sekolah di Turki setelah sejumlah kasus serupa sebelumnya.
Seorang pelajar sekolah menengah pertama (SMP) meninggal dunia setelah diserang dengan senjata tajam di sebuah sekolah di Istanbul, Turki, pada Selasa (6/10). Peristiwa nahas itu terjadi di distrik Basaksehir, wilayah barat laut kota, sekitar pukul 08.40 waktu setempat.
Kementerian Dalam Negeri Turki melaporkan delapan siswi mengalami luka dalam insiden tersebut. Satu di antara korban akhirnya meninggal dunia meski tim medis telah berupaya maksimal menyelamatkannya. "Salah satu siswa yang sedang dirawat meninggal dunia meskipun semua upaya medis telah dilakukan. Perawatan masih berlanjut untuk tujuh siswa lain," demikian pernyataan kementerian melalui akun media sosial X.
Polisi bergerak cepat menangkap pelaku. Berdasarkan keterangan petugas, pelaku merupakan siswi kelas 10 berusia 15 tahun yang berasal dari sekolah lain. Siswa SMP umumnya berusia antara 10 hingga 14 tahun.
Gubernur Istanbul Davut Gul mengungkapkan bahwa pelaku mengenakan seragam sekolah saat memasuki lokasi kejadian dan menikam para siswa secara acak. "Siswi yang melakukan serangan itu tinggal di lingkungan yang sama dan bersekolah di sekolah yang berbeda. Dia memasuki tempat kejadian dengan mengenakan seragam sekolah dan menikam anak-anak tanpa pandang bulu," ujar Gul kepada wartawan.
Sementara itu, Gubernur Distrik Basaksehir Cemil Ozgur Onegi menyatakan pelaku merupakan siswi sekolah menengah atas. Keterangan ini melengkapi informasi awal dari kepolisian mengenai identitas penyerang.
Insiden ini menambah daftar panjang kekhawatiran publik terhadap keamanan di lingkungan sekolah Turki. Pada September lalu, seorang remaja melepaskan tembakan di luar sebuah sekolah dan melukai 11 murid, tiga di antaranya mengalami luka serius.
Sebelumnya pada April, terjadi dua penembakan beruntun oleh remaja di Turki selatan yang mengejutkan masyarakat. Peristiwa-peristiwa tersebut memicu kekhawatiran luas tentang perlunya penguatan keamanan di sekolah-sekolah Turki.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)