PIPAS Sumbar Belajar Membatik di Padang Panjang, Evi Kusdiani Sebut Bisa Jadi Peluang Usaha Keluarga

Ketua PIPAS Sumbar Evi Kusdiani Kunrat mengajak anggota mengenal keterampilan membatik di Rumah Batik Canting Buana Kreatif, Padang Panjang. Dalam pertemuan rutin dua hari itu, peserta mempelajari pembuatan pola, penggunaan canting, hingga pewarnaan kain. Evi berharap keterampilan ini bisa dikembangkan menjadi peluang usaha yang menunjang perekonomian keluarga.

Oct 28, 2026 - 08:02
Updated: 1 day ago
0
PIPAS Sumbar Belajar Membatik di Padang Panjang, Evi Kusdiani Sebut Bisa Jadi Peluang Usaha Keluarga
PIPAS Sumbar Belajar Membatik di Padang Panjang, Evi Kusdiani Sebut Bisa Jadi Peluang Usaha Keluarga

Anggota Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Daerah Sumatera Barat mendapat pengalaman baru dengan belajar langsung proses membatik di Rumah Batik Canting Buana Kreatif, Kota Padang Panjang, Jumat (23/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pertemuan rutin PIPAS Sumbar yang digelar selama dua hari, 23-24 Oktober 2026.

Ketua PIPAS Sumbar, Ny. Evi Kusdiani Kunrat, memimpin langsung kunjungan tersebut. Ia didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Rutan Kelas IIB Padang Panjang, Ny. Dewi Nofyenti Novri, bersama perwakilan anggota PIPAS dari berbagai satuan kerja pemasyarakatan se-Sumatera Barat.

Bertempat di Gang Manunggal, Jalan Bandes II, RT 10, Kelurahan Silaing Bawah, para peserta diajak mengenal tahapan pembuatan batik. Pemilik sekaligus pimpinan Canting Buana Kreatif, Widdiyanti, memandu peserta mulai dari pembuatan pola, penggunaan canting untuk mengaplikasikan malam, hingga proses pewarnaan kain.

Tidak hanya menyimak, anggota PIPAS juga mencoba langsung teknik membatik dengan pendampingan tim Canting Buana Kreatif. Praktik tersebut memberi gambaran bahwa membatik membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan kreativitas.

Menurut Evi Kusdiani Kunrat, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi anggota PIPAS untuk menambah pengetahuan sekaligus berkontribusi menjaga kelestarian budaya Indonesia. "Melalui kegiatan ini, kami berharap anggota PIPAS Daerah Sumatera Barat dapat memperoleh pengalaman baru sekaligus ikut mendukung pelestarian budaya batik sebagai warisan budaya Indonesia. Keterampilan yang diperoleh juga diharapkan dapat dikembangkan menjadi peluang usaha yang mampu menunjang perekonomian keluarga," ujarnya.

Evi juga menyampaikan apresiasi kepada Widdiyanti dan tim Canting Buana Kreatif yang telah berbagi pengetahuan serta mendampingi peserta selama praktik membatik. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Widdiyanti beserta tim Canting Buana Kreatif yang telah memberikan ilmu dan pengalaman berharga kepada anggota PIPAS Daerah Sumatera Barat. Semoga silaturahmi dan kerja sama ini terus terjalin dengan baik," tambahnya.

Sementara itu, Ny. Dewi Nofyenti Novri merasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Rutan Kelas IIB Padang Panjang sebagai tuan rumah pertemuan rutin PIPAS Daerah Sumatera Barat. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum mempererat hubungan kekeluargaan antaranggota dari berbagai satuan kerja pemasyarakatan, sekaligus memberi kesempatan peserta mengenal potensi lokal Kota Padang Panjang.

Widdiyanti menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menilai kegiatan itu sebagai kesempatan memperkenalkan proses membatik sekaligus menumbuhkan minat terhadap kerajinan lokal. "Kami senang dapat berbagi ilmu dan memperkenalkan proses membatik kepada anggota PIPAS Daerah Sumatera Barat. Semoga kegiatan ini dapat menumbuhkan kecintaan terhadap batik lokal dan budaya daerah," ungkapnya.

Pertemuan rutin PIPAS Daerah Sumatera Barat di Padang Panjang kali ini memadukan silaturahmi antaranggota dengan edukasi keterampilan membatik. Melalui kegiatan tersebut, anggota memperoleh pengalaman langsung mengenal proses membatik bersama Canting Buana Kreatif.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User