Kecelakaan Truk di Sitinjau Lauik Akibat Rem Blong, Sopir Selamat Dievakuasi Warga
Sebuah truk mengalami kecelakaan tunggal di Sitinjau Lauik, Padang, akibat rem blong pada Kamis malam. Sopir, Nurdiansyah (40), selamat dengan luka ringan setelah dievakuasi warga. Basarnas Padang menerjunkan 14 personel dan dibantu berbagai pihak. Operasi SAR terkendala minim penerangan dan kemacetan, namun berjalan lancar dan ditutup setelah korban dinyatakan selamat.
Kecelakaan tunggal melibatkan sebuah truk terjadi di kawasan Sitinjau Lauik, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat, pada Kamis (23/7) malam. Truk tersebut masuk ke jurang setelah diduga mengalami rem blong saat melaju dari arah Solok menuju Padang. Beruntung, sopir truk berhasil selamat meskipun mengalami luka ringan.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 20.08 WIB. Kendaraan yang tidak terkendali akibat rem yang tidak berfungsi melewati pembatas jalan sebelum akhirnya terjun ke jurang di jalur yang dikenal menurun dan berkelok. Warga setempat segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Padang menerima informasi dari seorang warga bernama Jol pada pukul 20.05 WIB. Tim SAR langsung bergerak dengan memberangkatkan 14 personel pada pukul 20.23 WIB menuju lokasi yang berjarak sekitar 33 kilometer dari kantor Basarnas.
Tim Rescue Basarnas Padang tiba di lokasi pada pukul 21.37 WIB. Saat itu, korban telah lebih dahulu dievakuasi oleh warga sekitar ke permukiman terdekat. Tim SAR kemudian memberikan pemeriksaan dan penanganan medis terhadap korban yang mengalami luka ringan di bagian kepala. Setelah kondisinya stabil, tidak diperlukan evakuasi lanjutan dari dasar jurang.
Korban diketahui bernama Nurdiansyah (40), seorang sopir asal Terusan Nyunyai, Kecamatan Bandar Agung, Kabupaten Lampung Tengah. Dalam kecelakaan ini, ia dinyatakan selamat. Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, termasuk 14 personel Basarnas Padang, personel Polresta Padang, Polsek Lubuk Kilangan, Ambulans Marola, Ambulans Rumah Zakat, anggota RAPI, serta 17 warga yang turut membantu evakuasi.
Menurut laporan Danru Lapangan Basarnas Padang, Jonrifal, pelaksanaan operasi sempat terkendala minimnya penerangan di lokasi dan kemacetan arus lalu lintas di jalur Sitinjau Lauik. Meski demikian, cuaca cerah mendukung kelancaran proses penanganan. Setelah penanganan medis selesai pada pukul 23.15 WIB, tim SAR kembali ke kantor dan tiba pada Jumat (24/7) pukul 00.25 WIB. Operasi SAR resmi diusulkan ditutup karena korban telah berhasil diselamatkan.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)