Kane Juara Ballon d'Or 2026, Selisih dengan Mbappe Cuma 28 Poin
Harry Kane memenangi Ballon d'Or 2026 dengan 1.055 poin, hanya unggul 28 poin atas Kylian Mbappe yang mengumpulkan 1.027 poin. Hasil voting resmi menunjukkan persaingan ketat, sementara Lamine Yamal di posisi ketiga dengan 881 poin dan Lionel Messi kelima dengan 612 poin. Gelar ini menjadi yang pertama bagi pemain Inggris sejak Michael Owen pada 2001.
Harry Kane resmi dinobatkan sebagai peraih Ballon d'Or 2026. Namun, kemenangan kapten timnas Inggris itu ternyata tidak diraih dengan mudah. Berdasarkan hasil voting yang dirilis pihak Ballon d'Or pada Sabtu (31/10), Kane hanya unggul tipis 28 poin atas pesaing terdekatnya, Kylian Mbappe.
Dalam rincian perolehan suara, Kane mengumpulkan 1.055 poin, sementara Mbappe harus puas di posisi kedua dengan 1.027 poin. Selisih yang sangat kecil ini menunjukkan persaingan ketat antara kedua pemain hingga penghitungan suara terakhir. Sebanyak 100 jurnalis terlibat dalam proses voting yang menentukan pemenang.
Di belakang Kane dan Mbappe, Lamine Yamal menempati urutan ketiga dengan 881 poin. Posisi keempat diisi Rodri yang meraih 726 poin, disusul Lionel Messi di tempat kelima dengan 612 poin. Sementara itu, Khvicha Kvaratskhelia berada di urutan keenam dengan 541 poin, Ousmane Dembele ketujuh dengan 418 poin, Erling Haaland kedelapan dengan 378 poin, Michael Olise kesembilan dengan 296 poin, dan Fabian Ruiz menutup daftar sepuluh besar dengan 201 poin.
Kemenangan Kane ini sekaligus mengakhiri penantian panjang sepak bola Inggris. Terakhir kali ada pemain Inggris yang meraih Ballon d'Or adalah Michael Owen pada tahun 2001. Artinya, sudah 25 tahun gelar bergengsi tersebut tidak kembali ke tangan pesepak bola asal Inggris.
Selain itu, hasil Ballon d'Or 2026 juga menandai pudarnya dominasi Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Untuk tiga musim berturut-turut, keduanya gagal menjadi yang terbaik. Bahkan, ada kemungkinan edisi tahun ini menjadi yang terakhir bagi Messi dan Ronaldo masuk dalam daftar nominasi, mengingat faktor usia mereka yang terus bertambah.
Sebaliknya, persaingan ke depan diprediksi akan diwarnai nama-nama pemain muda seperti Lamine Yamal, Erling Haaland, Michael Olise, dan sejumlah talenta baru lainnya. Regenerasi di panggung penghargaan individu sepak bola dunia tampaknya semakin nyata setelah bertahun-tahun dikuasai dua nama besar tersebut.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)