Iraola Protes Keras Kartu Merah Gravenberch, Liverpool Hancur di Anfield
Pelatih Liverpool Andoni Iraola mempertanyakan kartu merah Ryan Gravenberch saat timnya dibantai Manchester City 0-3 di Anfield. Iraola menilai pelanggaran pertama Gravenberch tidak layak diganjar kartu kuning dan menduga Elliot Anderson melakukan diving. Kekalahan ini membuat Liverpool turun ke peringkat sembilan, sementara Man City kokoh di puncak dengan 18 poin.
Pelatih Liverpool, Andoni Iraola, mengkritik keputusan wasit Chris Kavanagh yang memberikan kartu merah kepada Ryan Gravenberch dalam laga melawan Manchester City di Stadion Anfield, Minggu (11/10). Kartu merah tersebut menjadi titik balik pertandingan yang berakhir dengan kekalahan telak Liverpool.
Iraola menegaskan bahwa pelanggaran pertama Gravenberch sama sekali tidak layak mendapatkan kartu kuning. Menurutnya, insiden itu hanya kontak ringan yang tidak seharusnya dihukum. "Menurut saya, pelanggaran pertama Ryan itu sama sekali bukan pelanggaran yang layak diganjar kartu kuning. Sama sekali tidak," ujar Iraola.
Pelatih asal Spanyol itu juga menyoroti bahwa wasit tidak langsung meniup peluit saat kejadian. Ia menilai wasit membiarkan permainan berlanjut karena insiden tersebut dianggap sepele. "Dalam pertandingan seperti ini, itu hanya sekadar injakan pada jempol kaki atau sesuatu yang sepele. Dia bahkan tidak langsung meniup peluit tanda pelanggaran, dia membiarkan permainan berlanjut," tambahnya.
Iraola bahkan menduga Elliot Anderson melakukan diving yang mengecoh wasit. Ia merasa aneh mengapa kartu kuning dikeluarkan padahal situasi tidak melibatkan keuntungan posisi. "Saya rasa Elliot Anderson sempat melangkah beberapa kali sebelum memutuskan untuk menjatuhkan diri. Saya tidak mengerti mengapa dia kemudian mengeluarkan kartu kuning, karena situasinya tidak melibatkan keuntungan posisi. Kami memiliki sembilan pemain di belakang bola, kejadiannya di tengah lapangan, dan tidak ada ancaman bahaya di sana," tutur Iraola.
Kehilangan satu pemain membuat Liverpool kesulitan menahan gempuran Manchester City. The Citizens berhasil mencetak tiga gol melalui Erling Haaland, Jeremy Doku, dan Rayan Cherki. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Liverpool yang harus turun ke peringkat kesembilan dengan raihan sembilan poin.
Sebaliknya, kemenangan ini semakin memperkokoh posisi Manchester City di puncak klasemen. The Citizens kini mengoleksi 18 poin dari enam kemenangan beruntun di Premier League. Hasil ini menegaskan dominasi Man City sementara Liverpool harus segera bangkit dari keterpurukan.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)