Man Utd ke Markas Atletico dengan 5 Pemain Cedera, Mampukah Bangkit di Liga Champions?
Manchester United akan bertandang ke markas Atletico Madrid di Stadion Wanda Metropolitano pada lanjutan Liga Champions 2026/2027, Rabu (14/10) dini hari WIB. Man Utd tengah terseok-seok di Premier League dengan hanya enam poin dari enam laga, sementara Atletico tampil impresif di La Liga dan lebih diunggulkan. Lima pemain utama Man Utd cedera, sedangkan Atletico tanpa pemain cedera.
Manchester United bersiap menghadapi ujian berat di lanjutan Liga Champions 2026/2027. The Red Devils dijadwalkan bertandang ke markas Atletico Madrid di Stadion Wanda Metropolitano, Rabu (14/10) dini hari WIB. Duel ini menjadi sorotan mengingat kondisi kedua tim yang kontras jelang pertandingan.
Man Utd datang dengan modal kurang meyakinkan. Pada pekan keenam Premier League 2026/2027, Harry Maguire dan kawan-kawan gagal meraih kemenangan melawan Tottenham Hotspur. Bermain melawan tim papan bawah yang hanya diperkuat 10 orang, Man Utd justru kebobolan di menit akhir. Hasil itu menegaskan keraguan terhadap kemampuan tim asuhan Michael Carrick untuk kembali ke jalur kejayaan. Dari enam laga liga domestik, Man Utd baru mengumpulkan enam poin.
Meski begitu, perjalanan Man Utd di Eropa sedikit berbeda. Kembalinya mereka ke Liga Champions setelah absen tiga musim beruntun diawali dengan kemenangan 4-0 atas Sabah FK. Namun, modal tersebut bisa menjadi motivasi, bisa pula berubah menjadi bencana mengingat lawan yang dihadapi kali ini jauh lebih tangguh.
Atletico Madrid bukan tim sembarangan. Meski kalah dari Liverpool pada laga pembuka Liga Champions, rapor mereka di La Liga sangat impresif. Dari delapan pertandingan, Atletico baru sekali kalah dan sekali imbang, dengan enam kemenangan membawa mereka ke peringkat kedua klasemen sementara, terpaut lima angka dari Barcelona di puncak. Lee Kang In dan kawan-kawan juga sedang dalam momentum empat kemenangan beruntun, termasuk kemenangan di derby Madrid melawan El Real. Atas kertas, Atletico jelas lebih diunggulkan.
Bagi Man Utd, status tandang melawan Atletico ditambah performa buruk di Premier League menjadi tantangan nyata. Carrick dituntut bertanggung jawab penuh memperbaiki hasil dengan skuad apa adanya. Masalahnya, ada lima pemain utama Man Utd yang sedang berkutat dengan cedera: Benjamin Sesko, Manuel Ugarte, Matthijs De Ligt, Nossair Mazraoui, dan Patrick Dorgu. Kondisi ini membuat opsi di setiap lini semakin terbatas dan meragukan.
Di kubu Atletico, situasinya jauh lebih menguntungkan. Tidak ada pemain yang masuk daftar cedera, sehingga Diego Simeone bisa mengerahkan kekuatan maksimal untuk membuat Man Utd kembali terpuruk. Dari tinjauan situasi ini, kemenangan Atletico akan menjadi hal wajar, dan kekalahan Man Utd bukanlah kejutan. Namun, mungkinkah hasil berbeda tercipta di akhir cerita?
Atletico dikenal berbahaya saat bermain di kandang. Mereka ingin meraih kemenangan perdana di Liga Champions musim ini, sehingga menurunkan skuad andalan menjadi pilihan utama. Sementara Man Utd, meski juga menginginkan hasil positif, tampaknya harus lebih sederhana dalam menampilkan pasukan.
Melihat laga sebelumnya, Carrick menerapkan penyesuaian dengan menempatkan Matheus Cunha sebagai ujung tombak yang tidak hanya berdiri di depan, tetapi juga menjemput bola dari belakang untuk memberi ruang bagi Bryan Mbeumo di sayap. Cara ini efektif saat melawan Spurs, dengan Cunha mencatat assist dan Mbeumo mencetak gol. Namun, daya jelajah luas Cunha membuat Man Utd kehilangan sosok nomor 9 sejati, ditambah penyelesaian yang kurang klinis. Opta mencatat Man Utd hanya membukukan empat tendangan tepat sasaran dari 12 total sepakan.
Lini tengah Man Utd juga masih menjadi persoalan. Selepas ditinggal Casemiro, The Red Devils belum sepenuhnya pulih di titik ini. Performa Youri Tielemans masih dipertanyakan, sementara rekrutan anyar seperti Carlos Baleba dan Andrey Santos belum memberi dampak signifikan. Sektor ini menjadi titik paling kropos dari Man Utd.
Benteng pertahanan pun tak jauh berbeda. Carrick memasang Lenny Yoro sebagai bek kanan karena Mazraoui cedera dan Diogo Dalot sedang menurun performanya. Bek kiri juga tanpa pelapis sepadan karena Dorgu menepi. Alhasil, Carrick harus mencari solusi di hampir semua lini. Bermain imbang melawan Atletico sudah lebih dari cukup bagi Man Utd saat ini.
Man Utd perlu bekerja keras membendung sektor sayap Atletico. Los Rojiblancos memiliki pemain eksplosif di kedua sisi. Pakem empat bek tengah menjadi urat nadi pertahanan Atletico. Kuartet Marcos Llorente, Marc Pubill, Cristian Romero, dan David Hancko cukup solid dengan hanya kebobolan delapan gol hingga pekan kedelapan La Liga. Sementara pemain sayap seperti Giuliano Simeone di kanan dan Alejandro Grimaldo di kiri sama-sama punya karakter ofensif dan berani melakukan tusukan. Ditambah Lee Kang In dan Alex Baena dengan pendekatan serupa, sektor flank adalah senjata mematikan Atletico. Atletico juga punya Jonathan David sebagai target man apabila Julian Alvarez tak dimainkan. Daya gedor wakil Spanyol ini punya banyak opsi untuk memaksa tim tamu pulang dengan tangan hampa.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)