iFixit Bongkar iPhone Duo, Biaya Ganti Layar Dalam Ternyata Setara Setengah Harga Ponsel Baru

iFixit membongkar iPhone Duo dan menilai ponsel lipat ini paling mudah diperbaiki, kecuali layar bagian dalamnya. Mengganti layar dalam disebut memakan biaya setengah harga perangkat baru. Debu juga ditemukan menumpuk di area engsel dan memicu bunyi berderak, sementara garis di layar diduga berasal dari tekanan center support bar.

Oct 28, 2026 - 08:02
Updated: 2 days ago
0
iFixit Bongkar iPhone Duo, Biaya Ganti Layar Dalam Ternyata Setara Setengah Harga Ponsel Baru
iFixit Bongkar iPhone Duo, Biaya Ganti Layar Dalam Ternyata Setara Setengah Harga Ponsel Baru

Jakarta, CNN Indonesia -- Situs panduan reparasi iFixit membongkar iPhone Duo untuk menelusuri bagian dalam ponsel lipat terbaru Apple tersebut. Dari hasil pembongkaran, iFixit menilai iPhone Duo sebagai ponsel lipat yang paling mudah diperbaiki dibandingkan perangkat sejenis yang pernah mereka bedah.

Kemudahan itu terutama terlihat pada akses ke layar luar, baterai, dan sejumlah komponen lain. Menurut iFixit, komponen-komponen tersebut bisa dijangkau dengan mengikuti panduan perbaikan resmi yang disediakan Apple.

Namun, persoalan muncul ketika berhadapan dengan layar bagian dalam. iFixit menyebut penggantian layar dalam sebagai pekerjaan rumit yang menuntut ketelitian dan waktu panjang. Bahkan, biaya penggantian layar dalam disebut mencapai setengah dari harga perangkat baru secara keseluruhan.

"Mengganti layar bagian dalam itu akan menghabiskan biaya setengah dari harga perangkat baru secara keseluruhan," tulis iFixit dalam laporan yang dipublikasikan Minggu (25/10).

Untuk menguji ketahanan, iFixit memasukkan iPhone Duo ke dalam kantong berisi glowing dust, debu yang bisa bercahaya dalam gelap, sebelum ponsel dibongkar. Hasilnya, sebagian besar debu menumpuk di lapisan perekat, sekitar lubang, jaring, dan lis. Sebagian debu bahkan mencapai bagian engsel dan menimbulkan bunyi berderak. Membersihkan atau mengganti bagian tersebut mengharuskan layar fleksibel dan penyangganya dilepas lebih dulu.

iFixit juga menyoroti keluhan pengguna soal munculnya garis-garis pada layar beberapa hari setelah pemakaian. Mereka menduga salah satu penyebabnya adalah masalah pada center support bar yang menciptakan titik tekanan sehingga merusak koneksi listrik pada layar.

Atas temuan itu, iFixit memberi skor sementara 5 dari 10 untuk kemudahan perbaikan iPhone Duo. Layar dan engsel dinilai sebagai bagian tersulit karena penggantiannya membutuhkan usaha, waktu, dan biaya besar yang berpotensi membuat pengguna enggan memperbaiki.

Di sisi lain, iFixit mencatat sejumlah keunggulan iPhone Duo, seperti ketahanan debu yang lebih baik dibanding beberapa ponsel lipat lain serta lapisan pelindung nano-texture matte yang bisa diganti tanpa harus mengganti seluruh layar OLED. Struktur layar piksel oval yang tidak sejajar disebut mampu disamarkan oleh lapisan nano-texture, sementara mekanisme engsel dinilai fleksibel dan presisi berkat sistem gear tersinkronasi dan pegas yang dirancang mengurangi tekanan berlebih pada panel saat dibuka-tutup.

Sebelumnya, sejumlah pengguna mengeluhkan layar bagian dalam iPhone Duo retak tak lama setelah digunakan, bahkan ada yang mengaku kerusakan terjadi saat proses pengaturan awal. Laporan itu muncul setelah iPhone Duo mulai dijual pada Jumat (23/10), dengan pola kerusakan serupa berupa retakan di garis tengah lipatan disertai bagian layar menyala putih secara horizontal.

Apple menyatakan masalah tersebut hanya terjadi pada sejumlah kecil unit. "Kami mengetahui adanya masalah yang memengaruhi layar bagian dalam pada sejumlah kecil unit iPhone Duo," kata Apple pada Senin (26/10), dikutip dari MacRumors. Apple tidak menjelaskan penyebab keretakan maupun rencana perbaikannya, namun menegaskan masalah ini bukan kerusakan yang perlu dikhawatirkan muncul seiring waktu.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User