Menaker Tinjau Program Magang BRI, 133 Alumni Tahun Pertama Langsung Direkrut

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengapresiasi Program Magang Nasional di BRI karena dinilai dirancang terstruktur dengan pendampingan mentor. Pada 2026, BRI menerima 783 peserta magang, dan dari 571 alumni tahun 2025, sebanyak 133 orang telah direkrut bekerja di lingkungan BRI.

Oct 23, 2026 - 20:01
Updated: 8 hours ago
0
Menaker Tinjau Program Magang BRI, 133 Alumni Tahun Pertama Langsung Direkrut
Menaker Tinjau Program Magang BRI, 133 Alumni Tahun Pertama Langsung Direkrut

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan talenta muda melalui Program Magang Nasional Kementerian Ketenagakerjaan. Komitmen tersebut disampaikan Direktur Utama BRI Hery Gunardi saat menerima kunjungan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli di Kantor Pusat BRI, Jakarta, Jumat (23/10).

Dalam kunjungan itu, Yassierli meninjau langsung pelaksanaan program magang di BRI, berdialog dengan peserta dan mentor, serta bertemu sejumlah alumni yang kini telah bergabung dan berkarya di lingkungan BRI. Program ini memberi kesempatan bagi lulusan perguruan tinggi atau fresh graduate untuk memperoleh pengalaman kerja langsung di dunia industri.

Menurut Hery, peserta magang di BRI tidak hanya mengamati, tetapi dilibatkan langsung dalam pekerjaan, belajar bersama mentor, dan memahami penerapan ilmu yang diperoleh selama pendidikan. "Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal bagi mereka untuk membangun karier, baik di BRI maupun di berbagai perusahaan dan industri lainnya," ujarnya.

Tahun 2026 menjadi kali kedua BRI terlibat dalam Program Magang Nasional. Pada 2025, BRI menjadi ruang belajar bagi 1.354 peserta, dengan rincian 571 peserta mengikuti tiga batch pada 2025 dan 783 peserta aktif pada penyelenggaraan tahun ini. Dari 783 peserta, sebanyak 436 ditempatkan di 65 grup Kantor Pusat BRI pada berbagai bidang, seperti teknologi informasi, manajemen risiko, wealth management, hingga bisnis ultramikro. Sementara 347 peserta lainnya tersebar di 17 Regional Office BRI, mulai dari Medan hingga Jayapura.

Hery menyatakan penyebaran peserta hingga ke berbagai daerah merupakan upaya BRI memperluas akses pengalaman kerja bagi generasi muda, sehingga kesempatan magang tidak hanya terpusat di Jakarta atau kota-kota besar. Untuk memastikan proses pembelajaran terarah, BRI menyiapkan kurikulum BRILiaN Internship Assistant Program yang membekali peserta dengan kompetensi pengolahan dan analisis data, administrasi operasional, komunikasi efektif, pengetahuan perbankan, penyusunan laporan, hingga penerapan keilmuan di unit kerja masing-masing.

Hasil program mulai terlihat dari perjalanan peserta tahun pertama. Dari 571 alumni tahun 2025, sebanyak 133 orang kini telah direkrut untuk bekerja di lingkungan BRI. Meski demikian, Hery menegaskan keberhasilan program tidak semata-mata diukur dari jumlah peserta yang direkrut. Menurutnya, tujuan lebih besar adalah memastikan peserta memiliki kompetensi, pengalaman, etos kerja, dan kepercayaan diri yang lebih kuat saat memasuki dunia profesional.

"Bagi kami, yang terpenting adalah setelah menyelesaikan program ini mereka memiliki bekal yang semakin kuat untuk menghadapi dunia kerja. Apa pun pilihan karier mereka ke depan, kami ingin pengalaman selama berada di BRI memberikan nilai tambah bagi perjalanan profesional mereka," tuturnya.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengapresiasi pelaksanaan Program Magang Nasional di BRI, terutama dari sisi pendampingan mentor dan penyusunan program pembelajaran yang terstruktur. Menurutnya, mentor di BRI berperan aktif merancang proses pembelajaran peserta, termasuk kompetensi yang perlu dipelajari, praktik kerja, hingga proyek yang dikelola selama magang, sehingga peserta dapat dipersiapkan mengikuti sertifikasi profesi pada akhir program.

"Saya mengapresiasi BRI karena programnya dirancang dengan sangat baik. Mentor membantu menyiapkan secara detail selama enam bulan peserta akan belajar apa, mempraktikkan apa, dan mengelola proyek apa. Harapannya, sampai akhir bulan keenam mereka sudah memiliki pengalaman dan kompetensi yang cukup untuk memasuki dunia kerja," ujar Yassierli.

Melalui Program Magang Nasional, pemerintah berupaya memperluas kesempatan generasi muda memperoleh pengalaman kerja, meningkatkan kompetensi, serta memahami kebutuhan dunia industri secara langsung. Pada 2026, program tersebut menargetkan 150 ribu peserta magang selama enam bulan. Hery menegaskan keterlibatan BRI merupakan wujud komitmen perseroan mendukung pengembangan talenta muda Indonesia, sejalan dengan peran BRI yang memiliki jaringan luas hingga berbagai wilayah dan melayani jutaan pelaku UMKM.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User