Tanpa Pengalaman Menyetir Bus, Pria Muslim Ini Selamatkan 19 Siswa SMP di Minnesota
Ebro Ahmed, pria Muslim berdarah Somalia, berhasil menghentikan bus sekolah yang melaju tak terkendali di St. Paul, Minnesota. Meski tanpa pengalaman menyetir bus, ia nekat melompat ke dalam kendaraan dan menyelamatkan 19 siswa SMP. Ahmed mengaku terinspirasi ketenangan para dokter dalam serial Grey's Anatomy saat mengambil tindakan tersebut.
Aksi heroik ditunjukkan seorang pria Muslim berdarah Somalia, Ebro Ahmed, di St. Paul, Minnesota, Amerika Serikat. Berkat keberaniannya, 19 siswa SMP Battle Creek berhasil selamat setelah bus sekolah yang mereka tumpangi melaju tanpa kendali pada Senin (19/10) siang waktu setempat.
Peristiwa itu bermula ketika Ahmed, 27 tahun, sedang berjalan menuju tempat kerjanya tak jauh dari lokasi kejadian. Ia melihat sebuah bus sekolah bergerak maju dengan kecepatan sekitar 16 km/jam dalam kondisi mencurigakan. Pintu bus terbuka lebar dan lampu peringatan berkedip, padahal lampu tersebut biasanya hanya menyala saat kendaraan berhenti.
"Saat bus itu melintas di hadapan saya, saya sangat terkejut. Saya bertanya-tanya, apa yang sebenarnya terjadi?" ujar Ahmed, dikutip dari CBS News.
Rekaman kamera CCTV memperlihatkan Ahmed langsung berlari dan melompat ke atas bus yang masih bergerak. Setibanya di dalam, ia mendapati pengemudi bus sedang mengalami gangguan kesehatan.
Meski tidak memiliki pengalaman menyetir bus, Ahmed berupaya menghentikan kendaraan tersebut. Ia sempat salah memindahkan tuas persneling ke posisi mundur sehingga bus bergerak ke belakang. Ahmed pun segera memindahkannya ke posisi netral dan menarik rem tangan.
"Saya melihat sopir bus mengalami gangguan medis. Saya berusaha memasukkan gigi parkir. Tapi, saya mendengar bunyi peringatan dan kami bergerak mundur. Lalu saya sadar itu tidak benar, segera pindahkan ke posisi netral dan tarik rem tangan," ucap Ahmed, yang bekerja di toko milik keluarganya.
Saat kejadian, terdapat 19 siswa di dalam bus. Tidak ada satu pun yang mengalami luka. Para siswa sempat tampak ketakutan dan bersiap menghubungi pihak berwenang. Setelah keadaan terkendali, pengemudi mulai sadar kembali, meski belum sepenuhnya pulih. Pihak sekolah belum memberikan keterangan mengenai kondisi kesehatan pengemudi.
"Ketika saya melihat ke belakang, saya melihat anak-anak sedikit ketakutan, menangis sambil memegang telepon dan bersiap menghubungi polisi," ujar Ahmed.
Ahmed mengaku tidak memiliki latar belakang medis maupun pengalaman menyetir bus. Ia menyebut ketenangan para tokoh dokter dalam serial Grey's Anatomy menjadi inspirasinya. "Saya tahu itu hanya akting, tapi di sana para dokter tidak pernah panik. Itulah yang membuat saya tahu saya harus tenang dan berpikir jernih," ujarnya.
Ketika disebut sebagai pahlawan, Ahmed merendah. "Siapa pun yang berada di posisi saya pasti akan melakukan hal yang sama. Jika saya membiarkan bus terus berjalan, berarti saya bukan manusia," kata dia.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)