Veda Ega Beberkan Penyebab Gagal ke Q2 Moto3 Australia, Angin Kencang hingga Kesalahan Sendiri

Pembalap Honda Team Asia Veda Ega Pratama gagal lolos langsung ke Q2 Moto3 Australia 2026 setelah finis ke-16 di sesi practice. Ia menyebut angin kencang di Sirkuit Phillip Island dan sejumlah kesalahan yang membuatnya kehilangan waktu sebagai penyebab utama, sekaligus berjanji menebusnya di hari pertama grand prix.

Oct 23, 2026 - 20:02
Updated: 1 day ago
0
Veda Ega Beberkan Penyebab Gagal ke Q2 Moto3 Australia, Angin Kencang hingga Kesalahan Sendiri
Veda Ega Beberkan Penyebab Gagal ke Q2 Moto3 Australia, Angin Kencang hingga Kesalahan Sendiri

Pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, harus menerima kenyataan pahit pada sesi practice Moto3 Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island, Jumat (23/10). Pembalap berusia 17 tahun itu hanya menempati peringkat ke-16 sehingga belum bisa lolos langsung ke kualifikasi kedua atau Q2 dan wajib melewati Q1 lebih dulu.

Hasil tersebut jelas mengecewakan. Pasalnya, pada sesi latihan bebas pertama atau free practice 1, Veda Ega sempat tampil menjanjikan dengan menempati posisi ketujuh. Namun performanya menurun pada sesi berikutnya hingga harus menerima posisi di luar zona lolos otomatis ke Q2.

Veda Ega mengungkapkan bahwa ini merupakan pengalaman pertamanya berkendara di Sirkuit Phillip Island. Menurutnya, sesi pagi berjalan cukup baik karena ia berusaha mengikuti pembalap-pembalap lebih berpengalaman untuk mempelajari garis balap dan cara mendekati tikungan di trek tersebut.

"Ini adalah pertama kalinya saya berkendara ke sini, dan sesi paginya tidak terlalu buruk. Saya mencoba mengikuti beberapa pembalap yang lebih berpengalaman di trek ini, mempelajari garis mereka dan memahami cara mendekati tikungan," ujar Veda Ega dalam keterangan resmi Honda Team Asia.

Pembalap kelahiran Gunungkidul itu menyoroti kondisi angin di Phillip Island yang berubah drastis pada sesi sore. Meski tim telah melakukan sejumlah penyesuaian pada motor, angin yang bertiup jauh lebih kencang dibandingkan pagi hari membuatnya kesulitan beradaptasi.

"Pada sore hari, kami melakukan beberapa penyesuaian pada motor, namun angin jauh lebih kencang dibandingkan pada pagi hari, jadi saya harus memahami bagaimana hal tersebut mempengaruhi kondisi," kata Veda Ega.

Selain faktor angin, Veda Ega juga mengakui bahwa dirinya melakukan sejumlah kesalahan saat berusaha menempel pembalap lain. Kesalahan tersebut membuatnya kehilangan banyak waktu dan gagal mencatatkan lap terbaik pada sesi practice.

"Saya mencoba untuk tetap bersama pembalap lain dan belajar dari mereka, tapi saya tidak bisa menghasilkan lap terbaik. Saya membuat beberapa kesalahan, dan itu menghabiskan banyak waktu," ucapnya.

Meski gagal ke Q2 secara langsung, Veda Ega menegaskan bahwa hari pertama di Phillip Island tetap memberinya pelajaran berharga. Ia mengaku telah mengumpulkan informasi penting mengenai karakter sirkuit yang akan menjadi modal berharga untuk sesi berikutnya.

"Tetap saja, ini adalah bagian dari mempelajari sirkuit baru, dan saya telah mengambil informasi berguna mulai hari ini," ujar Veda Ega.

Pembalap muda Indonesia itu pun berjanji akan menebus kesalahan pada hari pertama grand prix Australia. Targetnya jelas, memperbaiki waktu putaran, beradaptasi lebih baik dengan kondisi trek, dan berjuang mendapatkan tempat di Q2 agar bisa mengamankan posisi start yang lebih baik saat balapan.

"Besok, saya ingin meningkatkan waktu putaran saya, bekerja lebih baik dengan kondisi dan berjuang untuk mendapatkan tempat di Q2. Kami akan menganalisis segalanya bersama tim dan mencoba mengambil langkah maju," pungkas Veda Ega.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User