El Nino Tekan Luas Tanam, Kementan Kejar Tambahan 2 Juta Ton Gabah lewat Pertanian Modern

Kementerian Pertanian menargetkan tambahan produksi gabah kering panen hingga 2 juta ton melalui program Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PMAAS). Strategi ini dijalankan untuk menjaga produksi di tengah El Nino yang menurunkan luas tanam reguler, dengan mengandalkan peningkatan populasi tanaman dan sarana produksi berkualitas.

Oct 22, 2026 - 16:04
Updated: 2 days ago
0
El Nino Tekan Luas Tanam, Kementan Kejar Tambahan 2 Juta Ton Gabah lewat Pertanian Modern
El Nino Tekan Luas Tanam, Kementan Kejar Tambahan 2 Juta Ton Gabah lewat Pertanian Modern

Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan tambahan produksi gabah kering panen (GKP) hingga 2 juta ton melalui penerapan program Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PMAAS). Target ini disiapkan sebagai upaya menjaga ritme produksi nasional di tengah tekanan cuaca ekstrem yang melanda sejumlah daerah sentra.

Direktur Perbenihan Tanaman Pangan Kementan Ladiyani Retno Widowati menjelaskan bahwa program tersebut berfokus pada peningkatan populasi tanaman serta penggunaan sarana produksi berkualitas. Menurutnya, dua pendekatan itu menjadi kunci untuk mendongkrak produktivitas lahan di saat luas tanam reguler mengalami penurunan.

Retno mengungkapkan bahwa fenomena El Nino telah membuat luasan tanam reguler tahun ini lebih rendah dibandingkan tahun 2025. Kondisi itu dinilai menuntut adanya terobosan teknis agar hasil panen per hektare bisa meningkat secara signifikan.

"Kita tahu saat ini El Nino sedang melanda kita, kemudian kalau luas tanaman yang secara reguler saja itu jumlahnya agak turun daripada tahun 2025. Berarti kita harus mencari solusi bagaimana meningkatkan produktivitas suatu lahan," ujar Ladiyani dalam Diskusi Publik Agripulse di Jakarta Selatan, Rabu (21/10).

Menurut Ladiyani, penerapan teknologi baru dalam program ini telah diuji coba dan terbukti memberikan peningkatan hasil panen di lapangan. Hasil evaluasi bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta perguruan tinggi menunjukkan lonjakan produksi yang cukup besar per hektare.

"Dengan meningkatnya populasi, itu diharapkan produksinya meningkat, dan ini sudah dilakukan oleh teman-teman BRMP, itu peningkatan atau deltanya, delta peningkatan produksinya itu di atas 2 ton, bahkan ada yang 5 ton per hektarnya," tuturnya.

Untuk mengejar target nasional, Kementan mengalokasikan sasaran pertanaman modern hingga jutaan hektare sampai akhir tahun anggaran. Bantuan benih unggul dan dukungan sarana produksi juga terus disalurkan ke daerah-daerah sentra.

"Untuk tahun ini berarti kan tahun anggarannya adalah sampai Desember. Ini terus dilakukan, kebetulan di Direktorat Jenderal Tanaman Pangan bantuan benih itu terus dilakukan supaya tadi produktivitas dan produksinya dengan luasan yang mendekati hampir 1 juta itu kalau kita ambil deltanya saja 2 ton, berarti itu akan terjadi kenaikan sekitar 2 juta GKP," pungkas Retno.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User