Dubes Saudi di Jakarta Sebut Houthi Incar Bandara hingga Jalur Dagang, 17 Warga Tewas

Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah H Amodi, menuduh milisi Houthi sengaja menargetkan fasilitas sipil dan ekonomi Saudi, termasuk bandara dan jalur pelayaran di Selat Bab al-Mandab serta Laut Merah. Serangan itu disebut menewaskan 17 orang dan melukai 333 lainnya. Riyadh menegaskan hak membela wilayahnya dan mendesak dunia mendukung pemerintah sah Yaman.

Oct 16, 2026 - 16:02
Updated: 16 hours ago
0 0
Dubes Saudi di Jakarta Sebut Houthi Incar Bandara hingga Jalur Dagang, 17 Warga Tewas
Dubes Saudi di Jakarta Sebut Houthi Incar Bandara hingga Jalur Dagang, 17 Warga Tewas

Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah H Amodi, menuding milisi Houthi dengan sengaja melancarkan serangan terhadap fasilitas sipil dan ekonomi Arab Saudi. Pernyataan itu disampaikannya dalam konferensi pers di Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta pada Jumat (16/10).

Menurut Faisal, serangan tersebut tidak hanya mengancam keamanan Arab Saudi, tetapi juga menyasar bandara, pelabuhan, jalur pelayaran, serta perdagangan internasional di Selat Bab al-Mandab dan Laut Merah. Kapal-kapal komersial yang melintasi kawasan itu pun disebut turut menjadi sasaran ancaman.

Arab Saudi mengklaim telah berupaya mendorong solusi politik yang komprehensif dan berkelanjutan di Yaman sejak milisi Houthi menggulingkan pemerintahan yang sah pada 2014. Upaya itu dilakukan bersama berbagai pihak di Yaman dan Utusan Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Yaman.

Riyadh juga menyatakan telah menyalurkan bantuan kemanusiaan, pembangunan, dan ekonomi kepada rakyat Yaman. Total bantuan tersebut disebut mencapai lebih dari US$12,6 miliar atau sekitar Rp226 triliun sejak 2012 hingga 2026. Selain itu, Arab Saudi mendukung pemerintahan Yaman yang sah melalui koalisi internasional guna memperkuat kemampuan pemerintah dalam menjaga keamanan dan stabilitas negara.

Faisal menilai milisi Houthi menolak berbagai upaya dan inisiatif perdamaian. Menurut Arab Saudi, kelompok tersebut justru terus meningkatkan eskalasi militer sehingga memperburuk penderitaan kemanusiaan dan ekonomi rakyat Yaman.

Serangan terhadap wilayah Saudi dilaporkan menyasar sejumlah bandara, termasuk Bandara Abha, Bandara Internasional Raja Khalid, dan Bandara Raja Fahd. Faisal menyebut rangkaian serangan itu mengakibatkan 17 orang meninggal dunia dan 333 orang lainnya mengalami luka-luka. Para korban merupakan warga negara dan penduduk Arab Saudi dari berbagai kewarganegaraan.

Riyadh mengutuk keras serangan-serangan tersebut. Kerajaan menegaskan memiliki hak untuk mempertahankan wilayah, aset, dan kedaulatannya serta melindungi keselamatan warga negara dan penduduknya. Arab Saudi juga menyatakan akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga keamanan sesuai dengan hukum internasional.

Di sisi lain, Saudi kembali menegaskan dukungan politik dan militernya kepada Dewan Kepemimpinan Presiden, pemerintah, dan rakyat Yaman. Dukungan itu ditujukan untuk mengakhiri kudeta Houthi serta memulihkan pemerintahan dan institusi negara Yaman.

Arab Saudi turut mendesak masyarakat internasional menjalankan tanggung jawabnya dengan melaksanakan resolusi Dewan Keamanan PBB yang relevan. Riyadh meminta komunitas internasional memberikan dukungan penuh kepada pemerintah Yaman yang sah untuk menghadapi Houthi dan menghentikan ancaman kelompok tersebut terhadap Yaman, kawasan, dan dunia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User