Drone Rusia Hantam Mal di Kota Kelahiran Zelensky, 16 Tewas dan 130 Luka

Serangan drone Rusia menghantam pusat perbelanjaan di Kryvyi Rig, Ukraina timur, menewaskan sedikitnya 16 orang dan melukai 130 lainnya. Presiden Zelensky mengecam aksi tersebut sebagai kekejaman tak termaafkan. Serangan terjadi di tengah meningkatnya agresi Rusia, sementara sekutu Ukraina dijadwalkan bertemu untuk membahas dukungan.

Aug 31, 2026 - 03:26
Updated: 2 months ago
0
Drone Rusia Hantam Mal di Kota Kelahiran Zelensky, 16 Tewas dan 130 Luka
Drone Rusia Hantam Mal di Kota Kelahiran Zelensky, 16 Tewas dan 130 Luka

Serangan drone Rusia menghantam sebuah pusat perbelanjaan di Kryvyi Rig, Ukraina timur, pada Jumat (21/8), menewaskan sedikitnya 16 orang dan melukai 130 lainnya. Kota tersebut merupakan tempat kelahiran Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, dan insiden ini terjadi di tengah meningkatnya serangan Rusia terhadap kota-kota Ukraina dalam beberapa bulan terakhir.

Zelensky, dalam sebuah video yang diunggah di X, mengecam serangan tersebut sebagai "kekejaman yang tak termaafkan" dan menyebut Rusia sebagai "monster". Ia menegaskan bahwa Ukraina pasti akan membalas. Menteri Dalam Negeri Ivan Vygivsky melaporkan bahwa empat orang lainnya, termasuk tiga anak-anak, tewas dalam serangan terpisah di wilayah Mykolaiv di selatan.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan petugas penyelamat bergegas menolong korban luka di jalanan, sementara asap tebal membubung dari bangunan mal. Sekitar setengah jam setelah ledakan pertama, drone kedua kembali menghantam atap gedung, yang menurut Zelensky sengaja menargetkan petugas tanggap darurat.

Layanan darurat Ukraina awalnya melaporkan 15 orang tewas dan 130 luka-luka, dengan 23 di antaranya anak-anak. Namun, Kepala Administrasi Militer Wilayah Dnipropetrovsk, Oleksandr Ganzha, kemudian mengonfirmasi jumlah korban jiwa bertambah menjadi 16 orang. Kryvyi Rig, kota industri sekitar 60 kilometer dari garis depan, telah berulang kali menjadi sasaran serangan Rusia sepanjang perang.

PBB melaporkan bahwa angka kematian warga sipil pada tahun 2026 melonjak ke level tertinggi sejak awal perang. Para sekutu Ukraina dijadwalkan bertemu pada hari Senin untuk mempertegas dukungan mereka, bertepatan dengan peringatan hari kemerdekaan Ukraina. Pertemuan ini akan dipimpin bersama oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron, Kanselir Jerman Friedrich Merz, dan Perdana Menteri Inggris yang baru, Andy Burnham.

Sekitar 10 pemimpin negara, termasuk Ketua Dewan Eropa Antonio Costa, dijadwalkan hadir langsung di Kyiv. Zelensky mendesak respons tegas dari sekutu, menuntut tekanan nyata terhadap Rusia agar perdamaian terwujud. Ia juga mengungkapkan telah berbicara dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres untuk melaporkan serangan dan korban sipil.

Diplomat tertinggi Uni Eropa, Kaja Kallas, mengecam serangan tersebut sebagai "teror yang terencana" dan mengancam sanksi paling berat. Ukraina terus meminta bantuan tambahan dari sekutu karena kewalahan menghadapi serangan rudal balistik Rusia. Di sisi lain, Ukraina meningkatkan serangan balasan ke wilayah Rusia untuk menekan Moskow agar berunding, namun upaya diplomatik sejauh ini gagal karena Rusia menuntut konsesi besar yang ditolak Zelensky.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User