Ditekuk Vietnam 0-2 di Kandang, Thailand Ngotot: Satu Gol Bisa Buka Peluang Juara

Timnas Thailand menelan kekalahan telak 0-2 dari Vietnam pada leg pertama final Piala AFF 2026 di Bangkok. Meski tertinggal dua gol, pelatih Anthony Hudson tetap optimistis timnya bisa membalikkan keadaan di leg kedua di Hanoi. Hudson menegaskan satu gol saja sudah cukup untuk membuka peluang juara, asalkan pemain pulih secara fisik.

Sep 04, 2026 - 12:05
Updated: 2 months ago
0
Ditekuk Vietnam 0-2 di Kandang, Thailand Ngotot: Satu Gol Bisa Buka Peluang Juara
Ditekuk Vietnam 0-2 di Kandang, Thailand Ngotot: Satu Gol Bisa Buka Peluang Juara

Jakarta, CNN Indonesia -- Timnas Thailand menelan kekalahan telak 0-2 dari Vietnam pada leg pertama final Piala AFF 2026 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu (22/8) malam. Dua gol Nguyen Hai Long dan Nguyen Quang Hai menjadi petir yang menggelegar di hadapan pendukung sendiri, membuat skuad Gajah Perang harus mengejar ketertinggalan di leg kedua.

Meski hancur lebur di kandang sendiri, pelatih Thailand, Anthony Hudson, menegaskan keyakinannya bahwa timnya masih berpeluang menjadi juara. Ia mengaku kecewa dengan hasil tersebut, tetapi menilai anak asuhnya sebenarnya mampu menciptakan lebih banyak peluang. Hudson bahkan menyoroti penampilan kiper Vietnam yang dinobatkan sebagai pemain terbaik sebagai bukti bahwa pertandingan berjalan ketat.

"Jelas kecewa dengan hasilnya. Saya pikir kami bisa mendapat peluang lebih lagi. Kiper mereka meraih penghargaan pemain terbaik, dan itu menjadi penanda sesuatu. Saya pikir kami, staf dan pemain punya keyakinan besar kalau masih ada peluang terbuka dan kami tidak sabar pergi ke Hanoi," ujar Hudson dikutip dari situs resmi Piala AFF 2026.

Pelatih asal Amerika Serikat itu menegaskan bahwa dirinya tidak akan membuang waktu jika tidak percaya pada timnya. "Kalau saya tidak yakin, saya tidak akan repot-repot naik pesawat [Vietnam]," tegasnya.

Defisit dua gol tidak menyurutkan semangat Hudson. Ia menilai Seksan Ratree dan kawan-kawan hanya butuh satu gol untuk menghidupkan kembali peluang menjadi juara. "Satu gol di Hanoi, satu gol, dan kemungkinan akan kembali terbuka. Satu masalah besar yang menjadi tantangan adalah soal fisik. Kami harus pulih dengan cepat. Kalau kami bisa pulih dengan cepat, maka kami memiliki kesempatan," jelas Hudson.

Leg kedua final akan berlangsung di Stadion My Dinh, Hanoi, Vietnam, pada Rabu (26/8). Thailand wajib menang dengan selisih minimal dua gol untuk memaksa laga berlanjut ke perpanjangan waktu atau adu penalti, atau menang dengan selisih tiga gol untuk langsung menjadi juara.

"Saya percaya pada tim ini. Kalau kami bisa melewati semua ini dan para pemain berangkat ke Vietnam dengan segar, 100 persen, kami masih punya kesempatan," pungkas Hudson.

Kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Thailand yang merupakan tim tersukses di ajang antarnegara Asia Tenggara. Namun, dengan mentalitas pantang menyerah yang ditunjukkan pelatih dan pemain, laga di Hanoi dipastikan akan berjalan sengit.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User