Bankir Lebanon Diselidiki Usai Foto Bersama Netanyahu Beredar

Jaksa Penuntut Umum Lebanon memerintahkan penyelidikan terhadap bankir Antoun Sehnaoui setelah foto dirinya bersama PM Israel Benjamin Netanyahu beredar. Foto itu diambil saat acara makan malam di Washington DC. Lebanon melarang kontak dengan warga Israel, dan Sehnaoui berpotensi ditangkap jika terbukti bersalah.

Aug 9, 2026 - 02:18
Aug 9, 2026 - 02:18
 0
Bankir Lebanon Diselidiki Usai Foto Bersama Netanyahu Beredar
Bankir Lebanon Diselidiki Usai Foto Bersama Netanyahu Beredar

Jaksa Penuntut Umum Lebanon, Hakim Ahmad Rami Al Hajj, telah mengeluarkan perintah penangkapan dan penyelidikan terhadap seorang bankir bernama Antoun Sehnaoui. Langkah ini diambil setelah beredarnya foto yang memperlihatkan Sehnaoui bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Foto tersebut, yang dilaporkan oleh Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA), menunjukkan Sehnaoui sedang menghadiri jamuan makan malam bersama Netanyahu di Washington, DC, Amerika Serikat. Keberadaan foto ini memicu reaksi hukum di Lebanon karena negara tersebut memiliki undang-undang yang melarang keras kontak dengan warga Israel.

Penyelidikan ini berawal dari pengaduan resmi yang diajukan oleh sekelompok pengacara. Mereka menuntut Sehnaoui diproses berdasarkan hukum yang berlaku di Lebanon. Menurut laporan Al Jazeera, undang-undang Lebanon secara tegas menganggap kontak dengan warga Israel sebagai tindak pidana yang dapat diancam hukuman penjara.

Hakim Al Hajj telah memerintahkan aparat keamanan untuk melakukan verifikasi terhadap keaslian foto yang diunggah di platform X oleh jurnalis Axios, Barak Ravid. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan apakah foto tersebut merupakan gambar asli atau telah dimanipulasi secara digital sebelum langkah hukum lebih lanjut diambil.

Jika hasil penyelidikan membuktikan bahwa foto tersebut asli, maka Sehnaoui berpotensi ditangkap ketika kembali ke Lebanon. Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan tokoh perbankan dan hubungan dengan pejabat tinggi Israel.

Menurut keterangan Ravid, Sehnaoui bersama mantan utusan khusus Amerika Serikat, Morgan Ortagus, menjadi tuan rumah jamuan makan malam pada Senin untuk mengenang mendiang Senator Lindsey Graham. Acara tersebut dihadiri oleh Netanyahu beserta istrinya, Sara Netanyahu, serta sejumlah pejabat Amerika Serikat.

Langkah hukum ini muncul di tengah pembicaraan yang dimediasi oleh Amerika Serikat antara Lebanon dan Israel. Kedua negara secara teknis masih dalam keadaan perang sejak tahun 1948, sehingga kontak semacam ini menjadi isu sensitif di Lebanon.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0