IRGC Klaim Tiga Tanker Meledak dan Terbakar di Selat Hormuz, Ada yang Tak Patuhi Aturan

Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan tiga kapal tanker meledak dan terbakar di Selat Hormuz pada Minggu (8/11) karena melintas di jalur ilegal. Nama dan kebangsaan kapal tidak dirinci. Di hari yang sama, UKMTO melaporkan tanker terbakar lepas pantai Khasab, Oman, dan UEA mengevakuasi 22 awak. IRNA juga melaporkan suara mirip ledakan di Qeshm, Sirik, Jask, dan Bandar Abbas.

Nov 08, 2026 - 16:01
Updated: 10 hours ago
0
IRGC Klaim Tiga Tanker Meledak dan Terbakar di Selat Hormuz, Ada yang Tak Patuhi Aturan
IRGC Klaim Tiga Tanker Meledak dan Terbakar di Selat Hormuz, Ada yang Tak Patuhi Aturan

Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim tiga kapal tanker meledak dan terbakar di Selat Hormuz pada Minggu (8/11). Menurut pernyataan IRGC seperti dilansir AFP, insiden itu terjadi sejak dini hari ketika kapal-kapal tersebut berlayar melalui jalur ilegal di perairan strategis itu.

"Sejak dini hari tadi, tiga kapal tanker yang tidak mematuhi aturan telah meledak dan terbakar saat berlayar melalui jalur ilegal di Selat Hormuz," ujar IRGC dalam pernyataannya. Namun, IRGC tidak merinci nama maupun kebangsaan kapal-kapal tanker yang terbakar tersebut.

Selat Hormuz sendiri menjadi jalur pelayaran yang sangat sensitif. Sejak konflik yang melibatkan Iran pecah pada akhir Februari lalu, Teheran membatasi secara ketat lalu lintas di selat itu dan mewajibkan setiap kapal menggunakan rute yang telah disetujui negara.

Langkah Iran itu dibalas Amerika Serikat dengan menerapkan blokade angkatan laut di pelabuhan-pelabuhan Iran. AS juga membantu kapal-kapal tanker melintasi selat tersebut. Kawasan ini memang sangat strategis karena dilewati sekitar seperlima dari total konsumsi minyak dunia.

Pada hari yang sama, badan maritim Inggris UKMTO melaporkan sebuah kapal tanker terbakar di selat itu, tepatnya di lepas pantai Khasab, Oman, sehari sebelumnya. "Otoritas militer melaporkan kapal tanker tersebut terbakar, yang mengakibatkan evakuasi terhadap para awak kapal," kata UKMTO.

Pemerintah Uni Emirat Arab pada Minggu menyatakan sebanyak 22 orang telah diselamatkan dari insiden tersebut dan kondisi mereka saat ini stabil. Meski demikian, AFP belum dapat memastikan apakah laporan UKMTO dan UEA itu merujuk pada insiden yang sama dengan klaim IRGC.

Dalam beberapa pekan terakhir, Iran memang telah mengeluarkan sejumlah pernyataan mengenai kapal-kapal yang terbakar di Selat Hormuz. Situasi kawasan itu pun terus menjadi perhatian karena dampaknya terhadap jalur perdagangan dan pasokan energi global.

Secara terpisah, kantor berita pemerintah Iran, IRNA, melaporkan adanya suara ledakan yang terdengar di beberapa wilayah negara itu pada Sabtu malam. "Suara yang menyerupai ledakan terdengar di Qeshm, Sirik, Jask, dan Bandar Abbas. Penyebab suara-suara tersebut belum diketahui," tulis IRNA.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User