Rencana Nongkrong Malam Minggu Sebaiknya Ditunda, Hujan Lebat Diprediksi Guyur Seluruh Sumbar

BMKG memprediksi hujan sedang hingga lebat mengguyur hampir seluruh wilayah Sumatera Barat pada Sabtu (24/10/2026), mulai siang hingga malam dengan puncak pada sore hari. Warga diminta menunda aktivitas luar ruang dan meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah yang berpotensi dilanda hujan lebat disertai petir.

Oct 24, 2026 - 04:02
Updated: 1 day ago
0
Rencana Nongkrong Malam Minggu Sebaiknya Ditunda, Hujan Lebat Diprediksi Guyur Seluruh Sumbar
Rencana Nongkrong Malam Minggu Sebaiknya Ditunda, Hujan Lebat Diprediksi Guyur Seluruh Sumbar

Warga Sumatera Barat yang berencana menghabiskan akhir pekan dengan liburan, nongkrong di kafe, atau bersantai di alun-alun sebaiknya menunda dulu rencana tersebut. Pasalnya, pada Sabtu (24/10/2026) ini, potensi hujan lebat diperkirakan hampir merata di seluruh wilayah Sumbar.

Menurut prakiraan cuaca, hujan mulai mengguyur pada siang hari. Sementara pada pagi hari, kondisi di Sumbar didominasi kabut dan udara kabur. Hanya Pariaman, Dharmasraya, Solok Selatan, dan Pesisir Selatan yang berpeluang berawan.

Hujan sedang hingga lebat diperkirakan berlangsung hingga malam hari, dengan puncaknya terjadi pada sore hari ketika seluruh wilayah Sumbar diguyur hujan tanpa terkecuali. Hujan lebat disertai petir perlu diwaspadai di Pasaman Barat, Pasaman, Tanah Datar, Kabupaten Solok, Kota Solok, Sijunjung, Sawahlunto, dan Kepulauan Mentawai.

Kondisi ini diprediksi terus berlanjut hingga pukul 22.00 WIB. BMKG juga telah mengeluarkan rilis potensi cuaca ekstrem pada periode 23-25 Oktober 2025, sehingga masyarakat diharapkan terus meningkatkan kewaspadaan.

Suhu udara hari ini rata-rata berkisar antara 23-30 derajat Celsius. Suhu terendah tercatat di Bukittinggi dengan 19-23 derajat Celsius, sedangkan suhu tertinggi mencapai 31 derajat Celsius di Sijunjung, Dharmasraya, dan Solok Selatan. Kelembapan udara hari ini cukup tinggi, antara 70-100 persen.

Kecepatan angin tertinggi mencapai 28 km/jam di Kepulauan Mentawai dan 18 km/jam di Pesisir Selatan. Sementara kecepatan angin terendah hanya 4 km/jam di Payakumbuh dan 5 km/jam di Kota Solok.

Dengan kondisi cuaca tersebut, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat disertai petir, terutama di wilayah yang telah disebutkan. Menunda aktivitas di luar ruang menjadi langkah bijak demi keselamatan bersama.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User