Topan Champi Hantam Taiwan, Dua WNI Terluka Ringan dan 163 Korban Dilaporkan

Dua warga negara Indonesia mengalami luka ringan setelah Topan Champi menerjang Taiwan. Keduanya terhempas angin, satu jatuh dari motor dan satu dari sepeda, lalu mendapat perawatan di rumah sakit setempat. Otoritas Taiwan mencatat 163 korban luka, satu meninggal, dan lebih dari 1.000 orang dievakuasi. Kemlu RI melalui KDEI Taipei terus berkoordinasi dan mengimbau WNI waspada.

Oct 24, 2026 - 04:02
Updated: 8 hours ago
0
Topan Champi Hantam Taiwan, Dua WNI Terluka Ringan dan 163 Korban Dilaporkan
Topan Champi Hantam Taiwan, Dua WNI Terluka Ringan dan 163 Korban Dilaporkan

Dua warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan mengalami luka ringan setelah Topan Champi menerjang Taiwan pada Kamis (22/10). Informasi itu disampaikan Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Heni Hamidah, berdasarkan laporan otoritas Taiwan.

Menurut Heni, otoritas Taiwan mencatat 163 korban luka akibat topan tersebut. Rinciannya, 154 warga negara Taiwan, lima warga negara Vietnam, dua warga negara Malaysia, dan dua warga negara Indonesia.

"Kedua WNI dimaksud hanya terluka ringan di siku karena terhempas angin. Satu jatuh dari motor dan satu jatuh dari sepeda. Mereka telah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit setempat," kata Heni dalam keterangan resmi, Jumat (23/10).

Heni menyatakan Kemlu RI melalui Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei terus berkoordinasi secara intensif dengan pihak-pihak terkait serta keluarga untuk menyampaikan perkembangan kondisi kedua WNI tersebut.

KDEI Taipei juga telah mengimbau seluruh WNI di wilayah Taiwan agar senantiasa waspada, mengikuti perkembangan informasi resmi terkait taifun dari otoritas setempat, serta tidak bepergian kecuali untuk keperluan mendesak.

"Dalam kondisi darurat, WNI yang terdampak bencana taifun dan/atau memerlukan bantuan dapat menghubungi Hotline KDEI Taipei melalui nomor +886-901-132-000 atau +886-987-587-000," ujar Heni.

Topan Champi dilaporkan memasuki daratan Taiwan pada Jumat sekitar pukul 04.00 waktu setempat. Berdasarkan informasi Central Emergency Operation Center (CEOC) dan Central Weather Administration (CWA), terdapat sejumlah laporan mengenai pohon tumbang serta kerusakan baliho dan jalan yang telah ditangani secara bertahap oleh otoritas setempat.

Dampak topan ini membuat 262 penerbangan domestik dan 717 penerbangan internasional terpaksa dibatalkan. Moda transportasi lain, seperti kapal ferry, kereta api, serta MRT, turut mengalami pembatalan, penyesuaian rute, hingga pemberhentian operasional untuk sementara waktu.

Menurut laporan pemerintah lokal, satu orang meninggal dunia akibat Topan Champi. Lebih dari 1.000 orang dievakuasi dari daerah pegunungan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User