Zulhas Umumkan Tambahan Bantuan Pangan 3 Bulan, 33,24 Juta Penerima Dapat 10 Kg Beras

Pemerintah menambah program Bantuan Pangan Beras selama tiga bulan Juli-September 2026 dengan alokasi 10 kilogram per bulan untuk 33,24 juta penerima. Menko Pangan Zulkifli Hasan menegaskan harga sembako tidak boleh naik di tengah musim kemarau. Pemerintah juga memberikan subsidi Rp2.000 per kilogram untuk 250.000 ton impor kedelai dan memprioritaskan distribusi Minyakita ke pasar rakyat.

Oct 16, 2026 - 16:02
Updated: 16 hours ago
0 0
Zulhas Umumkan Tambahan Bantuan Pangan 3 Bulan, 33,24 Juta Penerima Dapat 10 Kg Beras
Zulhas Umumkan Tambahan Bantuan Pangan 3 Bulan, 33,24 Juta Penerima Dapat 10 Kg Beras

Pemerintah resmi menambah program Bantuan Pangan Beras selama tiga bulan, yakni Juli hingga September 2026, sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau dan potensi gejolak harga. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan wujud kehadiran negara dalam melindungi masyarakat paling rentan.

Dalam program tambahan tersebut, setiap penerima akan menerima alokasi 10 kilogram beras per bulan. Jumlah penerima bantuan pangan tercatat mencapai 33,24 juta orang. Program ini diproyeksikan menyerap sekitar 1 juta ton cadangan beras pemerintah dan berfungsi sebagai bantalan sosial dari dampak fluktuasi harga pangan.

Zulhas menekankan bahwa rakyat tidak boleh dipersulit oleh kenaikan harga di tengah musim kemarau. "Harga sembako tidak boleh naik dan rakyat tidak boleh disulitkan karena gejolak harga. Karena itu pemerintah menambah bantuan pangan agar masyarakat yang paling rentan tetap terlindungi," ujarnya usai Rapat Koordinasi Pangan bersama sejumlah kementerian dan Perum Bulog pada Juni lalu.

Selain bantuan beras, rapat koordinasi tersebut juga memutuskan pemberian subsidi sebesar Rp2.000 per kilogram untuk 250.000 ton impor kedelai yang merupakan bahan baku UMKM. Keputusan ini bertujuan menjaga stabilisasi harga di sektor usaha tempe dan tahu serta melindungi konsumen. Mekanisme pemberian subsidi akan diatur lebih lanjut bersama kementerian terkait dan Perum Bulog.

Pemerintah juga memprioritaskan distribusi Minyakita untuk memenuhi kebutuhan pasar rakyat dan pasar tradisional. Program bantuan sosial tidak lagi diperbolehkan menggunakan alokasi Minyakita agar pasokan di pasar tetap terjaga dan harga lebih terkendali, terutama di wilayah yang selama ini mengalami kenaikan harga akibat tantangan distribusi.

Berdasarkan laporan kementerian dan lembaga terkait serta hasil pengecekan langsung di lapangan, stok pangan nasional saat ini berada dalam kondisi cukup. Harga sejumlah komoditas strategis seperti ayam ras dan telur secara umum masih berada di bawah Harga Acuan Penjualan (HAP) dan Harga Eceran Tertinggi (HET). Sementara kenaikan harga cabai rawit terjadi karena faktor musim.

Zulhas menambahkan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus terhadap kebutuhan pangan masyarakat. Presiden menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah untuk menjaga keterjangkauan harga bahan pokok. "Bapak Presiden menginstruksikan agar kebutuhan sembako rakyat diperhatikan secara serius. Harga sembako tidak boleh memberatkan rakyat dalam situasi apa pun. Negara harus hadir memastikan pasokan tersedia dan harga tetap terjangkau," pungkasnya.

Di tengah ketidakpastian global, stabilitas pangan ditegaskan menjadi prioritas utama. Melalui penguatan stok, bantuan pangan, dukungan bagi pelaku usaha pangan, serta pengawasan distribusi komoditas strategis, pemerintah memastikan kehadiran negara untuk menjaga daya beli masyarakat dan menjamin kebutuhan pangan tetap terpenuhi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User