Warga Batam Kibarkan Bendera One Piece, Polisi Langsung Datang

Seorang warga Batam viral setelah kibarkan bendera One Piece sejajar Merah Putih. Pemerintah turun tangan, ingatkan pentingnya hormati simbol negara.

Aug 05, 2025 - 21:10
0 0
Warga Batam Kibarkan Bendera One Piece, Polisi Langsung Datang
Rumah warga di Batam didatangi polisi dan lurah karena kibarkan bendera One Piece jelang HUT RI-80.

Viral di Media Sosial, Bendera One Piece Dipasang di Tiang Bersama Merah Putih

Batam — Seorang warga Batam mendadak menjadi sorotan setelah mengibarkan bendera bergambar simbol bajak laut dari anime One Piece sejajar dengan bendera Merah Putih. Peristiwa ini terjadi di Perumahan Cipta Village Marina, Kelurahan Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang, dan langsung viral di media sosial, memancing reaksi dari aparat dan pemerintah setempat.

Kapolsek Sekupang bersama Lurah Tanjung Riau pun turun langsung ke rumah warga bernama Wahyu pada Senin, 4 Agustus 2025, untuk menindaklanjuti kejadian ini. Menurut keterangan Wahyu, bendera tersebut sebenarnya sudah lama dibeli oleh pamannya, sekitar tahun 2024, dan dipasang sejak 31 Juli lalu.

"Bukan ada niat aneh-aneh. Bendera itu sudah dibeli dari tahun lalu. Pamanku pasang hanya karena suka dengan One Piece. Seru-seruan saja," ujar Wahyu kepada wartawan pada Selasa, 5 Agustus 2025.

Tanpa Intimidasi, Bendera One Piece Diminta untuk Diturunkan

Saat aparat dan lurah mendatangi rumahnya, Wahyu mengaku keluarganya kaget, terutama pamannya yang memasang bendera tersebut. Meski demikian, proses penurunan bendera dilakukan secara damai tanpa tekanan atau intimidasi dari pihak mana pun.

"Saya tidak terlalu banyak bicara. Hanya diminta untuk menurunkan bendera itu, dan sekarang sudah tidak ada lagi. Tinggal bendera Merah Putih yang kami kibarkan di depan rumah," lanjut Wahyu.

Klarifikasi dari Lurah Tanjung Riau: Hanya Ikut Tren Viral

Lurah Tanjung Riau, Syamsuddin, membenarkan bahwa kunjungan tersebut dilakukan setelah Kapolsek Sekupang mengajaknya turun langsung ke lokasi. Saat sampai di rumah Wahyu, ia hanya bertemu dengan adik ipar pemilik rumah karena Wahyu sedang bekerja di luar.

"Kami minta agar bendera One Piece diturunkan. Dari pengakuannya, mereka hanya ikut-ikutan tren viral di media sosial menjelang HUT RI ke-80," ujar Syamsuddin.

Ia juga memastikan bahwa saat ini tidak ada lagi bendera One Piece yang dikibarkan di wilayah Kelurahan Tanjung Riau. Menurut pantauan RT dan RW setempat, kejadian ini hanya dilakukan oleh satu keluarga saja.

Pemerintah Kota Batam Ingatkan Etika Pengibaran Bendera

Menanggapi insiden ini, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, menegaskan pentingnya menjaga kehormatan simbol negara, khususnya bendera Merah Putih.

"Bendera Merah Putih adalah simbol negara yang harus dihormati. Tidak etis jika disandingkan dengan bendera lain yang tidak memiliki makna resmi, apalagi dalam momen bulan kemerdekaan," kata Rudi, Selasa (5/8), dikutip dari Detikcom.

Menurut Rudi, bendera One Piece hanyalah representasi dari budaya populer yang belum tentu dipahami semua orang, dan tidak melalui kajian resmi. Oleh karena itu, menyandingkannya dengan bendera nasional dianggap tidak pantas.

Edukasi Tata Cara Pengibaran Bendera di Momen Kemerdekaan

Rudi menambahkan, peristiwa ini dapat menjadi pelajaran bagi warga Batam lainnya untuk lebih memahami aturan dan tata cara pengibaran bendera negara yang benar. Bendera Merah Putih seharusnya dipasang di tempat layak dan terhormat, seperti di tiang depan rumah, bukan di dinding atau pohon.

"Mari kita jaga kesakralan bendera kita, terutama dalam menyambut HUT RI ke-80 ini. Jangan sampai ada simbol lain yang mengurangi nilai penghormatan kita terhadap Merah Putih," pungkasnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User