Wako Hendri Canangkan Perda Hentikan Aktivitas saat Azan, Target 2027 untuk Jaga Marwah Padang Panjang
Pemerintah Kota Padang Panjang menggelar tabligh akbar Maulid Nabi di Masjid Agung Islamic Center. Wali Kota Hendri Arnis mengajak warga menjaga identitas Kota Serambi Mekkah dan mengumumkan rencana perda penghentian aktivitas saat waktu salat, ditargetkan terwujud pada 2027.
Padang Panjang, InfoSumbar – Pemerintah Kota Padang Panjang menggelar tabligh akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Agung Manarul ‘Ilmi Islamic Center, Rabu (26/8/2026). Acara ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai keagamaan sekaligus menjaga marwah Padang Panjang yang dikenal sebagai Kota Serambi Mekkah.
Tabligh akbar tersebut menghadirkan penceramah Ustaz Asep Zazang Herma Ismail. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis beserta unsur Forkopimda, Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN), pimpinan instansi, kepala OPD, ASN, ketua RT, kepala sekolah, serta pelajar di sekitar Islamic Center.
Dalam sambutannya, Hendri mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga identitas Padang Panjang sebagai Kota Serambi Mekkah. Ia meminta warga mengamalkan nilai-nilai agama dan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
"Mari kita jaga kota kita agar terhindar dari musibah dan bencana. Hindari perbuatan maksiat yang dimurkai Allah SWT, sehingga kota kita senantiasa dijaga dan dilindungi," ujar Hendri.
Untuk memperkuat identitas tersebut, Pemko Padang Panjang menyiapkan sejumlah kebijakan. Salah satunya adalah rencana penyusunan peraturan daerah tentang penghentian sementara aktivitas saat waktu shalat masuk. "Kita akan menyiapkan sebuah perda, salah satunya untuk menghentikan aktivitas ketika waktu salat masuk. Ini merupakan bagian dari upaya memperkuat Kota Serambi Mekkah," katanya.
Hendri menargetkan rencana tersebut dapat terwujud pada tahun 2027. Ia pun meminta dukungan dari seluruh masyarakat untuk merealisasikan kebijakan tersebut. "Insyaallah kita wujudkan pada 2027 dan untuk itu kami memohon dukungan dari kita semua," lanjutnya.
Sementara itu, Ustaz Asep dalam ceramahnya mengajak jemaah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan. Ia juga mengingatkan pentingnya rendah hati, menjaga rasa malu untuk berbuat buruk, serta memperbaiki akhlak. "Musuh kita adalah setan. Karena itu, mari kita selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mengikuti akhlak Rasulullah SAW," pesannya.
Peringatan Maulid Nabi ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kehidupan keagamaan dan akhlak masyarakat Padang Panjang ke depannya.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)