Trump Ancam Tuntut Iran atas Serangan Houthi ke Kapal Saudi

Presiden AS Donald Trump menyatakan akan meminta pertanggungjawaban Iran jika Houthi kembali menyerang kapal Arab Saudi. Pernyataan ini menyusul serangan Houthi terhadap dua kapal tanker Saudi di Laut Merah. Trump menilai Houthi sebelumnya bertanggung jawab, namun kini mulai menyerang lagi. Ia mengancam akan menjatuhkan hukuman militer besar kepada Iran dan Houthi.

Jul 28, 2026 - 08:05
Updated: 3 months ago
0
Trump Ancam Tuntut Iran atas Serangan Houthi ke Kapal Saudi
Trump Ancam Tuntut Iran atas Serangan Houthi ke Kapal Saudi

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan akan meminta pertanggungjawaban Iran atas setiap serangan yang dilancarkan kelompok milisi Houthi Yaman terhadap kapal Arab Saudi. Pernyataan itu disampaikan melalui platform Truth Social pada Kamis (23/7) sebagai respons terhadap serangan Houthi terhadap dua kapal tanker Saudi di Laut Merah.

Trump menyebut bahwa Houthi sebelumnya telah bertindak bertanggung jawab dengan tidak terlibat dalam konflik Iran. Namun, ia menyesalkan tindakan Houthi yang kembali menembaki kapal-kapal Saudi. "Setahun lalu, AS menyerang Houthi karena campur tangan mereka dalam perdagangan. Sejak itu, mereka bertindak bertanggung jawab. Sayangnya, sekarang mereka mulai lagi," tulis Trump.

Trump menegaskan bahwa jika serangan serupa terjadi lagi, AS akan meminta pertanggungjawaban Iran karena Houthi merupakan proksi Iran. Ia juga mengancam akan menjatuhkan "hukuman militer besar" kepada Iran dan Houthi. Pernyataan ini muncul setelah juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengklaim telah menyerang dua kapal tanker minyak Saudi, Encelia dan Layla, pada Rabu (22/7).

Menurut Saree, serangan dilakukan karena kedua kapal melanggar blokade yang diberlakukan Houthi. Blokade tersebut merupakan respons terhadap serangan udara yang dilakukan pemerintah Yaman yang didukung Saudi terhadap bandara Sanaa pada 13 Juli lalu. Houthi menuduh Saudi sebagai dalang serangan yang menewaskan sejumlah pejabat Houthi yang sedang menghadiri pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Houthi memberlakukan blokade maritim terhadap Saudi pada 20 Juli dengan prinsip "mata ganti mata". Mereka menuduh Saudi melakukan pengepungan tidak adil selama hampir 12 tahun. Riyadh membantah tuduhan tersebut dan menyatakan tidak melakukan pengepungan terhadap rakyat Sanaa.

Ketegangan antara Houthi dan Saudi kembali meningkat setelah serangan di bandara Sanaa. Trump, yang dikenal keras terhadap Iran, memperkuat posisinya dengan mengaitkan tindakan Houthi dengan dukungan Iran. Langkah ini menunjukkan bahwa AS akan terus memonitor aktivitas Houthi dan menekan Iran sebagai pendukung utama kelompok tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User