Tolak Tumpangan Pengamen, Sopir Kontainer di Tanjung Priok Dikeroyok hingga Luka di Kepala

Seorang sopir truk kontainer dikeroyok sekelompok orang diduga pengamen di Jalan R.E Martadinata, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu dini hari. Korban menolak memberi tumpangan, lalu dilempar batu hingga luka di kepala. Polsek Tanjung Priok masih memburu para pelaku.

Aug 26, 2026 - 03:43
Updated: 2 months ago
0
Tolak Tumpangan Pengamen, Sopir Kontainer di Tanjung Priok Dikeroyok hingga Luka di Kepala
Tolak Tumpangan Pengamen, Sopir Kontainer di Tanjung Priok Dikeroyok hingga Luka di Kepala

Jakarta - Aksi pengeroyokan menimpa seorang sopir truk kontainer di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Korban diduga menjadi sasaran amukan sekelompok orang yang diduga pengamen setelah menolak memberikan tumpangan. Peristiwa itu terjadi di Jalan R.E Martadinata, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, pada Rabu (20/8) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok, AKP Handam Samudro, mengungkapkan bahwa insiden berawal saat beberapa orang yang diduga pengamen meminta tumpangan kepada sopir kontainer tersebut. Namun, permintaan itu ditolak mentah-mentah oleh korban. Penolakan tersebut rupanya memicu kemarahan para pelaku hingga akhirnya mereka melempari sopir dengan batu.

"Sopir ini menolak permintaan mereka dan beberapa orang yang tidak dikenal tersebut melempari supir dengan batu," kata Handam kepada awak media di Jakarta, Jumat.

Akibat lemparan batu tersebut, korban mengalami luka di bagian kepala. Berdasarkan keterangan warga sekitar, aksi pengeroyokan ini terjadi di dekat rel kereta api kawasan Jakarta International Stadium (JIS).

Setelah menerima laporan, petugas kepolisian segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi dan mengarahkan korban untuk membuat laporan polisi.

Sayangnya, hingga saat ini belum ada warga yang mengenali para pelaku pengeroyokan tersebut. Polsek Tanjung Priok pun masih terus mengejar para pelaku yang membuat korban mengalami luka.

"Kami masih terus mengejar para pelaku yang membuat korban mengalami luka," tegas Handam.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User