Kemlu Pastikan 49 Ribu Jemaah Umrah RI Aman, Penerbangan Riyadh Terganggu Serangan
Kemlu RI memastikan seluruh WNI dan sekitar 49.000 jemaah umrah Indonesia di Arab Saudi dalam kondisi aman pasca serangan di Bandara King Fahd Dammam. Operasional penerbangan di Riyadh terdampak signifikan, sementara Bandara Jeddah dan Madinah masih beroperasi normal. KJRI Jeddah menyiagakan petugas 24 jam di bandara untuk memantau jemaah yang berpotensi tertahan.
Kementerian Luar Negeri RI memastikan seluruh warga negara Indonesia di Arab Saudi, termasuk pekerja migran Indonesia, berada dalam kondisi aman menyusul rangkaian serangan yang terjadi di negara tersebut. Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, menyampaikan hal itu dalam konferensi pers pada Kamis (22/10), menanggapi serangan di Bandara Internasional King Fahd, Dammam, pada Rabu (21/10) dini hari.
Menurut Heni, rangkaian serangan tersebut berdampak signifikan terhadap operasional penerbangan, terutama di wilayah Riyadh. Meski demikian, penerbangan di Bandara Jeddah dan Madinah yang menjadi tujuan utama jemaah umrah masih berjalan normal hingga saat ini.
"Untuk penerbangan di bandara di Jeddah dan Madinah, sampai saat ini masih beroperasi normal," ujar Heni.
Kemlu RI juga memastikan jemaah umrah asal Indonesia yang tengah berada di Arab Saudi dalam kondisi aman. Heni menyebut saat ini terdapat sekitar 49.000 jemaah umrah Indonesia di negara tersebut.
Sebagai langkah antisipasi terhadap gangguan penerbangan, Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah menyiagakan petugas di bandara selama 24 jam. Langkah ini dilakukan untuk memantau kondisi jemaah, terutama jika ada yang tertahan akibat gangguan penerbangan.
"KJRI sendiri, KJRI Jeddah, piket di bandara ini 24 jam untuk memantau apabila ada jemaah yang stranded atau terdapat gangguan penerbangan," kata Heni.
Sebelumnya, Bandara Internasional King Fahd di Dammam kembali menjadi sasaran serangan pada Rabu (21/10). Pemerintah Arab Saudi melaporkan satu orang tewas dan delapan lainnya terluka akibat insiden tersebut.
Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi menyatakan para korban luka telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis, dengan tingkat luka yang beragam mulai dari ringan hingga kritis. Hingga kini, pihak yang bertanggung jawab atas serangan di bandara tersebut belum diungkap.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)